Internasional

Kapal Rawabi Disandera di Yaman, Satu WNI Turut Ditahan

Ilustrasi kapal Rawabi. ( Source: Rawabi Vallianz Offshore Services)

batampos – Kelompok bersenjata Houti di Yaman menyandera kapal Rawabi, kapal berbendera Uni Emirat Arab (UEA), Rabu (12/1/2022). Dalam penyendareaan itu, satu awak kapal berkewarganegaraan Indonesia turut ditahan.

Kementerian Luar Negeri Indonesia melalui Direktorat Perlindungan WNI dan BHI membenarkan kejadian ini. “ABK WNI itu berinisial SHP. Dia menjadi korban penyanderaan bersama 10 ABK lainnya. Mereka berasal dari berbagai negara,” ujar Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha dalam keterangannya.

Judha menyebutkan, SHP kini dalam kondisi baik-baik saja dan sudah berkomunikasi dengan keluarganya.

Kemenlu RI melalui kantor perwakilan RI di Abu Dhabi, Muscat dan Riyadh sedang berkoordinasi dengan pihak – pihak terkait upaya memulangkan segera SHP ke tanah air.

SHP merupakan awak kapal Rawabi yang berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan. Mereka berlayar membawa peralatan medis untuk kebutuhan rumah sakit di Arab Saudi, melewati Pulau Socotra, Yaman dan disandera dan dibawa ke Porta Camp sejak 7 Januari 2022 lalu. (*)

Reporter: Chahaya Simanjuntak