Metropolis

Mendagri Luncurkan Vaksinasi Booster Kepri di Batam

 

Mendagri Lauching Vaksinasi Booster 3 F Cecep Mulyana scaled e1642072126506
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (tengah) didampingi Gubernur Kepri AnsarAhmad ttiba di Vihara Duta Maitreya Batam untuk melaunching pelaksanaan vaksinasi Booster Covid-19, Kamis (13/1). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meluncurkan vaksinasi booster atau dosis ketiga di Kepri. Peluncuran vaksinasi ini dilaksanakan di Maha Vihara Duta Maitreya yang dilaksanakan Binda Kepri bekerjasama dengan jajaran FKPD Kepri serta Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Kepri, Kamis (13/1).

“Launcing vaksin sehingga menjadi sarana kampanye penting bagi masyarakat untuk mendukung program vaksinasi secara umum,” ujar Tito usai peluncuran vaksinasi booster.

Ia melanjutkan, sejak 12 Januari, vaksinasi booster sudah dilaksanakan. Namun, peluncuran resminya di seluruh kabupaten/kota di Kepri baru dilaksanakan, Kamis (13/1).

Dalam kesempatan tersebut, Tito memeberikan apresiasi kepada Gubernur dan seluruh Forkopimda, baik itu di Provinsi dan Kabupaten/ Kota yang telah bekerja keras dalam menangani pandemi Covid-19 dan vaksinasi. Sehingga, Kepri termasuk daerah tercepat ketiga untuk vaksinasi tahap pertama maupun kedua. “Ini sangat bagus sekali,” ujarnya.

Ia melanjutkan, angka terkonfirmasi positif Covid-19 di Kepri saat ini sudah jauh menurun. Vaksinasi booster yang akan diberikan kepada masyarakat ini, diharapkan dapat mempertebal anti bodi masyarakat. Sehingga jika ada yang terpapar Covid-19, kemungkinan terinveksi sangat kecil.

“Booster itu sangat penting. Kemudian yang belum divaksinasi kita tetap kejar terus agar divaksinasi. Terutama untuk lansia dan anak-anak,” katanya.

Dalam proses vaksinasi, Tito mengharapkan kekompakan yang telah dibangun Polri, TNI, Kejaksaan, Binda hingga tokoh masyarakat di Kepri bisa menjadi contoh untuk daerah lain. Termasuk kekompakan yang dibangun oleh pemerintah Provinsi Kepri dengan pemerintah Kabupaten/Kota di Kepri.

“Kalau bicara keselamatan rakyat, jangan bicara politik dan jangan bicara kepentingan lain. Keselamatan rakyat kita harus bersatu,” tegasnya.

Ia menambahkan, jika pandemi Covid-19 yang sudah cukup terkendali saat ini bisa dipertahankan, ekonomi kedepannya bisa berjalan dengan pembukaan pintu masuk internasional khususnya dari Singapura dan Malaysia.

“Mereka yakin kita bisa mengendalikan, mereka juga bisa mengendalikan, baru kita buka sama-sama,” imbuhnya. (*)

Reporter : Eggi Idriansyah