Metropolis

Pedagang Pasar TPID II Minta Pemko Batam Tegas dengan Pasar Kaget

Pasar TPID Dalil Harahap8888 scaled e1641964200228
Pasar TPID 2 Tanjungriau, Sekupang tampak sepi, Selasa (11/1). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Pedagang yang masih bertahan di pasar Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) II Dreamland Batam di Marina berharap agar Pemko perbanyak kegiatan atau even di lokasi pasar Binaan Pemko Batam tersebut. Harapan ini tidak lain untuk meramaikan kembali pasar yang sudah setahun lebih mati suri.

“Sejak awal dibuka tak ada perkembangan sama sekali. Mati malah sekarang. Pedagang sudah banyak yang pindah karena tak ada pengunjung. Kami yang bertahan ini karena memang tak ada lagi tempat lain untuk berjualan. Harapan saya agar Pemko mengadakan banyak even atau kegiatan seperti operasi pasar ini di sini biar orang ramai ke sini, ” ujar Ahmad, pedagang di Pasar TPID II, Rabu (12/1).

Ujang, pedagang lainnya juga meminta agar Pemko Batam tegas dengan keberadaan pasar kaget di sekitar lokasi pasar TPID II demi kemajuan pasar tersebut. “Selama pasar kaget dibiarkan, tak akan ramai pasar ini. Orang pasar kaget langsung depan perumahan. Kalau mau pasar ini hidup harus tertib itu pasar kaget. Arahkan semua pedagang ke sini, ” ujarnya.

Seperti diketahui Pasar Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) II Dreamland Batam di Marina semakin sepi dari waktu ke waktu. Pasar binaan Pemko Batam ini tak ada kemajuan sama sekali. Pedagang sudah banyak yang hengkang karena sepi pengunjung.

Hampir semua lapak dagangan di dalam pasar kosong. Hanya satu, dua pedagang sayur dan kebutuhan dapur yang terlihat masih membuka lapak dagangan mereka. Begitu juga dengan warung atau kios di bagian luar pasar juga banyak yang tutup lantaran sepi pengunjung.

Usman, seorang pedagang sebut, semenjak pasar tersebut diresmikan nyaris tak ada perkembangan sama sekali. Pasar tersebut ramai disaat awal peresmian saja. Belakangan kembali sepi sebab, masih banyak lokasi pasar kaget yang beroperasi di sekitar lokasi pasar TPID. Belakangan kondisi pasar semakin sepi karena tak ada perubahan sama sekali.

“Ya beginilah kondisinya sekarang. Tak ada perkembangan sama sekali. Mulai dari PPKM kali lalu sampai sekarang tak ada perubahan. Pedagang semua kabur karena dagangan tak laku,” ujarnya.

Imbasnya banyak pedagang di sana yang memili untuk berjualan di pasar lain termasuk pasar kaget. Yang bertahan hanya satu dua pedagang yang memang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitarnya seperti warga perumahan Dreamland dan Jupiter.

“Susah mau bertahan, banyak yang sudah lari ke pasar lain,” ujarnya.

Meskipun demikian, untuk harga kebutuhan pokok yang dijual di pasar TPID tersebut tetap sesuai dengan patokan dari Disperindag. Itu artinya harga jual terkontrol dengan baik sehingga lebih murah dari pasar lainnya. (*)

Reporter : Eusebius Sara