Metropolis

Rudi akan Tinggikan Gorong-Gorong untuk Atasi Banjir

Banir Group RT dan RW Dalil Harahap8888
Banjir di perumahan Taman Carina, Tanjunguncang, Jumat (31/12). F Hakimin Untuk Batam Pos

batampos – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, kembali meninjau langsung lokasi yang terdampak bencana banjir akibat hujan dengan intensitas yang cukup tinggi di daerah kelurahan Buliang, Kecamatan Batu Aji, pada Selasa (11/01) lalu.

Lokasi peninjauan tersebut di sepanjang jalan Letjend Suprapto, Perumahan Bumi Sarana Indah, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batu Aji.

Banjir yang mengakibatkan rumah warga terendam air tersebut, disebabkan karena intensitas atau curah hujan yang tinggi, sehingga aliran parit tidak mampu menampung air hujan yang terjadi pada akhir tahun 2021 lalu.

Rudi mengatakan pihaknya sengaja ingin meninjau langsung lokasi banjir dalam rangka melihat situasi dan kondisi pada lokasi yang terkena banjir. Hal tersebut dilakukan untuk mencari solusi penyelesaiannya.

“Setelah kita meninjau ke lokasi yang terdampak banjir, ternyata permasalahannya cukup banyak. Maka dari itu solusi yang akan dilakukan yakni, membuka dan memotong gorong-gorong ini. Nantinya akan menjadi box culvert dan dibuka agak lebar sekitar 4-5 meter dan ditinggikan” katanya.

“Nantinya fungsi pembenahan ini bukan untuk hari ini saja, tetapi akan dinikmati hingga 5-10 tahun kedepan. Sehingga apabila nantinya ada permasalahan banjir pada lokasi perumahan tersebut, maka akan lebih cepat terselesaikan,” paparnya lagi.

Pembenahan ini akan dilakukan oleh BP Batam bersama Pemko Batam untuk atasi banjir. Dimana BP Batam akan bertanggungjawab dalam pembuatan crossing pada Simpang Tiga Perumahan Bumi Sarana Indah sekitar 20 meter dengan panjang membelah jalan. Tinggi saluran dua meter dan lebar lima meter.

Lebih lanjut, Rudi berpesan kepada masyarakat Kota Batam, agar turut serta dalam menjaga dan sadar akan kebersihan lingkungannya.

“Air tidak mengalir karena ada yang menahan. Mungkin kotoran yang tersangkut ke dalam box culvert atau parit. Maka dari itu semua kita harus menjaga dan membersihkannya. Apabila sudah bersih, saya kira banjir ini akan hilang,” paparnya. (*)

 

Reporter : Rifki Setiawan