Metropolis

Vaksin Booster Gratis, Tapi Ada Syaratnya

Salah seorang warga ketika melakukan vaksinasi di UPT Puskesmas Tanjung Balai KArimunfTRI e1635830418806
Salah seorang warga Kepri saat divaksin

batampos – Pemerintah mencanangkan pemberian vaksin booster ke seluruh masyarakat. Di Kepri pelaksanaan booster untuk masyarakat akan dimulai Jumat (14/1). Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, M Bisri menyatakan pemberian booster ini gratis bagi seluruh masyarakat.

Pemerintah tidak akan menggenakan biaya satu rupiah pun. Namun, ada syarat dan ketentuan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan vaksinasi dosis ketiga ini. “Ada tiga syaratnya, dan ini wajib dipenuhi oleh masyarakat,” kata Bisri, Rabu (12/1).

Ia mengatakan syarat pertama pelaksanaan booster ini adalah untuk warga negara Indonesia yang berusia diatas 18 tahun hingga lansia. Lalu, syarat kedua vaksin booster diberikan bagi yang sudah melengkapi vaksinasinya, dosis pertama dan kedua. Syarat ketiga, booster dapat diberikan, apabila sudah berjarak 6 bulan dari vaksin kedua.

“Jadi misalnya begini, syarat pertama dan kedua sudah terpenuhi. Masyarakat harus menghitung, apakah sudah melewati 6 bulan dari vaksin dosis kedua atau belum. Jika belum melewati, maka booster belum bisa diberikan,” jelas Bisri.

Pemberian booster ini dapat melalui fasilita kesehatan milik pemerintah atau melalui sentra-sentra vaksinasi. Target booster ini sebanyam 1,3 juta orang. Namun, pemberian booster tidak bisa dilakukan serempak, disebabkan masyarakat yang belum vaksin dosis kedua atau jarak pemberian vaksin belum melewati 6 bulan.

“Ada tiga jenis vaksin booster disiapkan, Astra Zenneca, Pfizer dan Moderna,” ungkapnya.

Skema pemberian jenis vaksin sudah ditentukan oleh pemerintah. Ia mengatakan bagi masyarakat yang menerima vaksin sinovac dosis pertama dan kedua, maka boosternya bisa menggunakan Astra Zenenca tau pfizer. Namun, jika vaksin pertama dan kedua menggunakan jenis Astra Zenneca, maka booster diberikan moderna.

“Booster ini masuk dan tercatat dalam pedulilindungi,” ucapnya.

Ia mengatakan bagi masyarakat yang ingin menjalani ibadah umrah, booster merupakan hal yang wajib dilaksanakan. “Mau umrah kan wajib booster,” ujarnya. (*)

Reporter : FISKA JUANDA