Metropolis

Perkara Narkoba 107 Kg Disidang Rabu Depan

Pemusnahan Sabu 107 Kg 1
Ilustrasi. Pemusnahan barang bukti 107,444 kilogram narkotika jenis sabu oleh Satuan Narkoba Polresta Barelang bersama instansi terkait di Mapolresta Barelang, Rabu (6/10/2021) lalu. F. Humas Polresta untuk Batam Pos

batampos – Pengadilan Negeri Batam akhirnya menetapkan jadwal sidang perkara penyelundupan 107 kilogram sabu pada Rabu (19/1) depan. Kelima tersangka yang diduga jaringan penyelundup internasional itu juga disidang dalam berkas terpisah karena memiliki peran berbeda.

Kasi Intel Kejari Batam, Wahyu Oktaviandi mengatakan berkas perkara narkoba itu sudah dilimpah beberapa waktu lalu. Sehingga PN Batam akhirnya menetapkan jadwal sidang untuk perkara tersebut.

“Sidang digelar 19 Januari mendatang, untuk majelis hakim sudah ditetapkan,” ujar Wahyu.

Dikatakan Wahyu, pemberkasaan kelima tersangka dilakukan terpisah, karena memiliki peran yang berbeda-beda. Namun untuk jadwal sidangnya masih di hari yang sama.

“Untuk tersangka masih di tahan di Polres, dalam waktu dekat akan dipindah ke Rutan,” ujarnya.

Diketahui, kasus penyelundupan sabu seberat 107,258 Kg ini merupakan hasil penindakan dari Polresta Barelang dan DJBC Kepri pada 5 September 2021 lalu.

Dalam operasi tersebut, tim gabungan berhasil mengamankan barang bukti sabu, satu unit kapal yacht dan 5 tersangka berinisial RH, A , EAH, ROS dan H di perairan Pulau Putri Batam.

Tidak hanya itu, pihak kepolisian juga menegaskan bahwa menetapkam satu orang yang masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) berinisial JB.

Penyelundupan ratusan Kg sabu oleh jaringan internasional ini menggunakan modus baru, yakni para pelaku berpura-pura menjadi pemancing dengan menggunakan kapal mewah cepat.

107,258 Kg sabu ini ditaksir memiliki harga kotor sebesar Rp 128 Miliar, ke-5 pelaku dijerat dengan Pasal 142 Ayat 2 Jo Pasal 112 Ayat 2 Jo Pasal 115 Ayat 2, dengan ancaman mati. (*)

Reporter : Yashinta