Metropolis

Rusun Penuh, Asrama Haji Batam Kembali Tampung PMI

Asrama Haji Batam 1 F Cecep Mulyana
Asrama Haji Batam. F.Cecep Mulyana

batampos – Gedung Asrama Haji Batam kembali difungsikan sebagai lokasi karantina ratusan pekerja migran Indonesia (PMI). Saat ini sedikitnya 200 PMI sudah berada di asrama haji selama masa karantina.

Ketua Tim Satgas Pemulangan PMI Kepri, Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI, Jimmy Ramoz Manalu mengatakan gedung asrama haji memang menjadi alternatif untuk menampung PMI, ketika rumah susun (rusun) penuh.

“Jumlah yang datang ini kan banyak. Jadi kalau rusun penuh, kami bawa ke asrama haji. Intinya karantina mereka tetap dikawal ketat, agar tidak terjadi penyebaran virus,” kata dia, Jumat (14/1).

Ramoz menyebutkan, penggunaan kembali Gedung Asrama Haji ini karena Batam merupakan pintu masuk pemulangan PMI. Ada ribuan PMI yang masih akan datang dari Malaysia. Sehingga perlu persiapan yang lebih, agar proses karantina mereka tidak terkendala.

Sebelumnya, Gedung Asrama Haji kembali digunakan Satuan Tugas Pemulangan PMI, setelah menggunakan 3 unit Rumah Susun (Rusun) milik Pemko dan BP Batam, serta shelter Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI).

“Namun semua sudah penuh, makanya satgas mengajukan permintaan lokasi lain. Dan kita diizinkan untuk menggunakan Gedung Asrama Haji,” ungkapnya.

Penyediaan fasilitas ini sangat membantu PMI, terutama mereka yang pulang dengan kategori ilegal. Karena dari segi keuangan mereka tidak mampu karantina mandiri di hotel. Informasi yang didapatkan ribuan PMI, termasuk yang ilegal direncanakan tiba kembali di Batam dalam waktu dekat ini.

Namun kedepannya, pihaknya mengaku masih memikirkan pilihan lain, sebagai lokasi karantina bagi PMI apabila kapasitas Asrama Haji sudah mencapai batas maksimum.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan pemerintah berupaya membantu kelancaran proses pemulangan PMI ke kampung halamannya. Batam, menjadi lokasi transit sebelum mereka terbang ke daerah asalnya.

“Kami penyediaan fasilitas, karena Batam cukup punya banyak tempat yang bisa dipakai untuk tempat karantina,” sebutnya.

Berdasarkan Data Tim Gugus Tugas Kepulangan PMI, jumlah PMI saat ini yang ada di Kota Batam sebanyak 1.996 orang. Sementara PMI yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 354 orang. (*)

Reporter: YULITAVIA