Pro Kepri

Sejumlah Pejabat Pemprov Kepri Diperiksa Polisi

Ilustrasi: Salah satu saksi dugaan korupsi Dana Hibah yang diperiksa di Mapolres Tanjungpinang. foto kiriman sumber batampos.co.id

batampos – Penyidik Polda Kepri terus melakukan penyelidikan guna mengungkap dugaan korupsi Dana Hibah dan Bantuan Sosial (Bansos) di Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kepri. Hingga Jumat (14/1), pemeriksaan sejumlah saksi atau pihak pihak yang mengetahui indikasi tersebut, termasuk sejumlah pejabat di Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Kepri, diperiksa di Mapolres Tanjungpinang.

Dari pantauan di Mapolres, sejumlah pejabat yang diperiksa yaitu Naharudin, Misbardi, Andi Rizal, Yuzet, Maifrizon, Martin Moromon dan Tri Wahyu Widadi. Dari informasi yang diperoleh, 20 saksi telah diperiksa secara maraton oleh penyidik selama lima hari.

Baca Juga: Usai Diperiksa Polda, Terlapor Dugaan Korupsi Dana Hibah Dispora Kepri Bungkam

Sebelum pemeriksaan, mantan Kepala Dispora Kepri, Yuzet membenarkan dirinya dipanggil penyidik Polda Kepri. Namun ia enggan menjelaskan terkait pemanggilan tersebut. “Saya masuk ke dalam (ruang pemeriksaan, red) dulu ya,” katanya singkat.

Sebelumnya diketahui, penyidik Ditkrimsus Polda Kepri telah mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri, Kamis (6/1) lalu. Dalam SPDP, tersebut enam terlapor yakni TWW, MU, SU, MIF, MS dan AA diduga terlibat dalam dugaan korupsi Dana Hibah dan Bansos di Kepri. Enam terlapor diduga melanggar Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Junto Pasal 55 KUHP. (*)

Reporter : YUSNADI NAZAR