Pro Kepri

Upah Sektoral Ditiadakan

batampos – Setiap tahunnya selama satu bulan merupakan hari Keamanan, Kesehatan dan Keselamatan (K3) kerja. Dan untuk tahun ini peringatannya dimulai pada Rabu (12/1).
”K3 dalam bekerja merupakan salah satu hal yang terpenting.

BACA JUGA: 7 Ekspatriat Positif Covid-19, Tracing dan Testing Ratusan Pekerja

Khususnya, untuk masalah keselamatan bekerja yang tujuannya untuk mengurangi terjadinya kecelakaan (Laka) kerja. Dan tentunya tidak ada yang ingin sampai timbulnya Laka kerja. Baik oleh pekerja dan juga pihak perusahaan,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Karimun, Ruffindy Alamsjah, Kamis (13/1).

Dikatakannya, dengan peringatan bulan K3 selama satu bulan sampai dengan Februari mendatang, dia berharap tidak ada Laka kerja yang terjadi di dalam kawasan perusahaan. Apalagi, sampai menyebabkan meninggal dunia atau cacat. Bahkan, harapannya ini bisa terwujud selama satu tahun penuh. Dan tentunya hal ini bisa terealisasi jika perusahaan dan pekerja menerapkan SOP yang benar.

”Kita harapkan tahun ini nihil Laka kerja. Namun, hal ini harus didukung oleh semua pihak. Yang jelas dalam bekerja harus memperhatikan keselamatan bekerja. Kalau memang pekerjaan yang dilakukan harus menggunakan peralatan keselamatan, maka gunakan,” ungkapnya.

Menyinggung tentang upah minimum sektoral (UMS), Ruffindy menyebutkan, dengan adanya aturan baru dalam menerapkan upah tahun lalu, maka mulai tahun ini UMS ditiadakan.

”Untuk UMS berdasarkan sektor pertambangan, konstruksi dan shipyard atau galangan kapal sudah tidak ada lagi. Namun, pihak perusahaan harus membuat skala upah. Yakni, bagi pekerja yang sudah bekerja di atas satu tahun, maka mengenai pembahasan upahnya dibicarakan antara pihak perusahaan dengan perwakilan serikat pekerja yang ada di dalam perusahaan,” paparnya. (*)

Reporter: Sandi