Metropolis

Vaksinasi di Kepri Sudah Capai 102 Persen

Mendagri Lauching Vaksinasi Booster 2 F Cecep Mulyana scaled e1642142283549
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (baju batik) didampingi Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Kepri, Brigjen Pol Riza Celvian Gumay ttiba di Vihara Duta Maitreya Batam untuk melaunching pelaksanaan vaksinasi Booster Covid-19, Kamis (13/1). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan vaksinasi booster dilaksanakan secara serentak di seluruh Kabupaten/Kota di Kepri. Target vaksinasi booster yang dilaksanakan kemarin lebih dari 15.000 orang.

“Sampai tadi (kemarin,red), yang telah mendaftar di vihara hampir 5.000 masyarakat. Selain vaksinasi, kita secara khusus melaksanakan vaksin booster di Nongsa Sensation dan Pulau Bintan,” ujarnya.

Ia melanjutkan, capaian vaksinasi di Kepri hingga kemarin untuk usia 18 tahun ke atas sudah mencapai 102 persen. Sementara untuk dosis kedua sudah mencapai 87 persen. Kemudian vaksinasi lansia mecapai 81,22 persen dan dosis kedua 66,07 persen.

“Untuk vaksinasi anak usia 12 sampai 17 tahun, dosis pertama sudah mencapai 103,15 persen dan dosis kedua 89 persen,” katanya.

Sementara untuk anak usia 6 sampai 11 tahun yang baru 3 minggu dilaksanakan sudah mencapai angka 68,99 persen. Ansar menargetkan, hingga akhir Januari 2022, anak usia 6 hingga 11 tahun bisa diselesaikan 100 persen di Kepri.

“Perkembangan kasus kita tiga hari ini nol kasus. Sementara kasus aktif yang masih kita tangani sebanyak 15 orang,” katanya.

Untuk itu, upaya 3T (testing, tracing dan treatment) Covid-19 akan terus diupayakan agar menurun dengan harapan kasus harian di Kepri secara terus menerus tidak ada penambahan lagi.

“Apa yang kami capai tidak terlepas dari kerja maksimal teman-teman TNI dan Polri. Termasuk jajaran Kejaksaan. Kami menyampaikan apresiasi kepada semua organisasi yang telah menunjukkan partisipasi aktif,” tuturnya.

Kabinda Kepri, Brigjen Pol. R. C. Gumay menerangkan jumlah sasaran vaksinasi booster pada kegiatan launching hari ditargetkan mencapai 5.000 orang.

“Animo masyarakat untuk mengikuti vaksinasi booster cukup tinggi, pendaftaran baru dibuka pada Rabu (12/01/22) tetapi jumlah peserta yang telah mendaftar vaksin hari ini sudah ribuan,” ungkap Gumay.

Ia menerangkan kegiatan launching dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas arahan Presiden RI yang telah memulai pelaksanaan vaksinasi booster di Indonesia mulai Rabu (12/01).

“Sesuai perintah Presiden RI, maka kita tindaklanjuti dengan melaksanakan launching vaksinasi booster untuk wilayah Provinsi Kepri, dengan prioritas sasaran Lansia dan masyarakat umum,” jelasnya.

Vaksin jenis Pfizer diberikan sebagai vaksin booster bagi peserta yang 6 bulan sebelumnya telah mendapat dosis lengkap (primer) vaksin jenis Sinovac dan Astrazeneca. Ketentuan tersebut sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Kesehatan RI Nomor: HK.02.02/II/252/2022 tentang Vaksinasi Covid-19 Dosis Lanjutan (Booster).

Berdasarkan SE tersebut, sasaran yang telah menerima dosis lengkap (primer) vaksin Sinovac dapat diberikan vaksin booster jenis Pfizer sebanyak separuh dosis atau 0,15 ml. Dosis yang sama juga dapat diberikan kepada sasaran yang telah menerima dosis lengkap (primer) vaksin Astrazeneca.

Binda Kepri juga melanjutkan kegiatan vaksinasi pada hari ini, Jumat (14/01) dan Sabtu (15/01) di Maha Vihara Duta Maitreya.

Kegiatan vaksinasi dosis I terbuka bagi anak dan pelajar usia 6-17 tahun dengan jenis vaksin Sinovac. Sedangkan vaksin Sinovac dosis II terbuka bagi masyarakat usia 6 tahun ke atas, termasuk ibu hamil dan Lansia.

Link pendaftaran vaksinasi pada Jumat (14/01) dan Sabtu (15/01) dapat diakses di http://www.vaksinmaitreya.org/. (*)

Reporter : Eggi Idriansyah