Metropolis

Izin Rumah Makan, Jadi Pub Sexy Dancer

Pub Erotis Dalil Harahap 7777 1
Tempat hiburan yang menyuguhkan tarian vulgar di kawasan pertokoan Tunas Regency, Sagulung. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Batam, Reza Khadafie, mengatakan, bahwa tempat hiburan yang menyajikan tarian sexy dancer atau tarian vulgar di Sagulung masih beroperasi hingga saat ini.

Reza menjelaskan, setelah pihaknya melakukan pengecekan terkait perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), pemilik tempat hiburan ternyata mendaftarkan usahanya sebagai tempat makan atau rumah makan.

Karena hal itu, pemilik usaha harus menjalankan usahanya sesuai dengan yang diajukan di perizinan. Berdasarkan informasi, rumah makan tidak menyediakan minuman alkohol dan lainnya seperti yang sekarang ini.

”Harus sesuai dengan perizinannya. Kalau sekarang kan menyalahi. Jadi, sudah seharusnya dikembalikan sesuai fungsinya yaitu rumah makan,” jelasnya.

Mantan Camat Sagulung ini mengungkapkan, sesuai arahan pimpinan, lokasi masjid harus bersih dan tidak boleh ada tempat hiburan. Jika memang tidak sesuai dengan usulan perizinan, maka tempat hiburan tersebut diminta untuk pindah.

”Kalau sesuai aturan tentu tidak ada masalah. Namun kalau seperti sekarang itu menyalahi. Karena mereka menyediakan minuman beralkohol, ditambah lagi dengan adanya tarian striptis,” bebernya.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya masih terus mengawasi pub tersebut. Reza menegaskan, sebenarnya mereka sudah meminta tempat hiburan malam tersebut tutup sampai hasil perizinannya keluar.

Namun, saat pihaknya menyampaikan ini, pemilik pub tidak di tempat, yang menemui mereka hanya manajemen pub.

”Begitu ada lagi menyuguhkan tarian striptis, langsung kami segel. Karena dia tak lagi menyuguhkan tarian striptis, maka kita tunggu keputusan perizinannya di DPM PTSP,” ujarnya.

Reza menuturkan, tarian striptis ini disuguhkan saat malam pembukaan pub tersebut. Pihaknya sudah melakukan penyelidikan dan hasil berita acara pemeriksaan (BAP) sudah diserahkan kepada DPM PTSP. Pasalnya, kewenangan perizinan berada di DPM PTSP.

”DPM PTSP juga sudah turun. Kalau DPM PTSP suruh kami segel, akan kami segel,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, keberadaan salah satu tempat hiburan malam di Kompleks Tunas Regency, Sagulung, meresahkan masyarakat. Pasalnya, di tempat hiburan itu disuguhkan tarian vulgar dan erotis untuk pengunjung.

Selain meresahkan masyarakat karena dikhawatirkan akan mempengaruhi psikis anak-anak yang tinggal di dekat kawasan itu, tempat hiburan itu juga memantik keprihatinan lantaran berlokasi di seberang destinasi wisata religius di Batam yakni Masjid Sultan.

Reporter: Yulitavia