Pro Kepri

Obat Molnupiravir Belum Tersedia di Karimun

Kadinkes Karimun, Rachmadi

batampos– Pemerintah Pusat memprediksi gelombang ketiga Covid-19, khususnya dengan jenis virus Omicron akan terjadi pada Februari. Dan untuk menghadapinya telah disiapkan obat Molnupiravir. Hanya saja untuk Kabupaten Karimun jenis obat tersebut belum tersedia.

BACA JUGA: Covid Belum Sepenuhnya Terkendali, Kepri Belum PTM 100 Persen

”Di daerah kita belum ada obat itu (Molnupiravir, red). Karena, untuk mendapatkan obat tersebut kita harus melalui Dinas Kesehatan provinsi. Artinya, kalau memang di provinsi sudah ada, maka kita akan mendapatkan pemberitahuan agar membuat surat usulan resmi untuk mendapatkan obat tersebut,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi, Jumat (14/1).

Meski belum tersedia Molnupiravir, katanya, untuk menangani pasien positif Covid-19 selama ini menggunakan obat dengan nama Antiviral. Untuk obat tersebut sampai saat ini masih tersedia dan cukup. Apalagi, jumlah kasus positif Covid-19 di Karimun sejak Oktober terus menurun sampai saat ini. Bahkan, beberapa bulan lalu dari provinsi sudah mengirimkan lagi obat tersebut.

”Sehingga, untuk saat ini jika ada pasien yang sedang dalam perawatan karena positif Covid-19, maka masih menggunakan obat Antiviral untuk pemulihan. Dan perlu diketahui bahwa Antiviral termasuk obat jenis antibiotik. Dan kita berharap agar di Karimun tidak lagi menimbulkan banyak kasus positif Covid-19. Apalagi sampai ada yang meninggal dunia,” jelasnya.

Dikatakannya, antisipasi agar tidak kembali terjadi jumlah kasus positif dalam jumlah yang banyak tentu saja menerapkan dan mentaati protokol kesehatan. Selain itu, ikuti saran pemerintah untuk melakukan vaksinasi. Bagi masyarakat yang sama sekali belum divaksin tanpa alasan kesehatan, disarankan untuk segera melakukan vaksin. (*)

Reporter: Sandi