Pro Kepri

Waspada, Gelombang Tinggi di Bintan, Anambas, dan Natuna

Cuaca di pulau Bintan terlihat mendung, dan BMKG memprediksi pergantian tahun akan hujan. f. yusnadi

batampos- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengeluarkan peringatan, gelombang tinggi untuk wilayah Bintan, Anambas dan Natuna. Peringatan gelombang tinggi ini berlaku dari Sabtu (15/1) hingga Senin (17/1). Penyebab gelombang ini disebabkan dorongan angin yang cukup kuat dari utara. Angin tertinggi berhembus sekitar 29 knot. “Selain itu ada anomali suhu,” kata Forecaster Hang Nadim, Rizka Manurung, Jumat (14/1).

BACA JUGA: Warga Bintan Diminta Waspada Perubahan Cuaca di Awal Tahun

Ia mengatakan ada penambahan masa uap air dan kenaikan suhu permungkaan laut. Anomali signifikan ini tercatat 26 hingga 29 derajat celcius. Sehingga, hal ini memberikan dampak gelombang di tiga wilayah tersebut. “Bintan itu ketinggian gelombang 2 meter, Anambas 2,5 meter dan Natuna setinggi 3 meter,” ucapnya.

Oleh sebab itu, ia meminta masyarakat berhati-hati. Ia mengatakan gelombang di atas 1,25 meter, dapat beresiko tinggi terhadap perahu nelayan. Lalu gelombang setinggi 1,5 meter, berdampak terhadap kapal tongkang. Gelombang setinggi 2,5 meter berdampak ke kapal feri.

Lalu, gelombang di atas 4 meter berdampak ke kapal kargo atau pesiar. Mohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi, agar tetap selalu waspada.

Terkait cuaca esok hari, Rizka mengatakan secara umum kondisi cuaca Kepulauan Riau diperkirakan cerah hingga beraan. Namun maih berpeluang hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, yang dapat disertai petir dan kilat serta angin kencang.

“Jadi kelembaban udara lapisan atas relatif rendah, serta angin yang bertiup kencang. Sehingga menyebabkan pertumbuhan awan-awan hujan di Kepulauan Riau kurang signifikan,” tuturnya. (*)

Reporter : FISKA JUANDA