Metropolis

Waspada Gelombang Tinggi hingga 3 Meter

Angin Utara Nelayan f Iman Wachyudi
Nelayan pergi melaut di perairan Batuampar, beberapa waktu lalu. Masyarakat yang beraktivitas di laut diminta berhati-hati karena potensi gelombang tinggi. Foto: Iman Wachyudi/Batam Pos

batampos – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan gelombang tinggi untuk wilayah Bintan, Anambas dan Natuna. Peringatan gelombang tinggi ini berlaku dari Sabtu (15/1/2022) hingga Senin (17/1/2022).

Penyebabnya, dorongan angin yang cukup kuat dari utara. Angin tertinggi berhembus sekitar 29 knot.

”Selain itu ada anomali suhu,” kata Forecaster Hang Nadim, Rizka Manurung.

Ia mengatakan, ada penambahan massa uap air dan kenaikan suhu permukaan laut. Anomali signifikan ini tercatat 26 hingga 29 derajat celcius. Sehingga, hal ini memberikan dampak gelombang di tiga wilayah tersebut.

”Bintan itu ketinggian gelombang 2 meter, Anambas 2,5 meter, dan Natuna setinggi 3 meter,” ucapnya.

Oleh sebab itu, ia meminta masyarakat berhati-hati. Ia mengatakan gelombang di atas 1,25 meter, dapat berisiko tinggi terhadap perahu nelayan. Lalu, gelombang setinggi 1,5 meter, berdampak terhadap kapal tongkang.

Gelombang setinggi 2,5 meter berdampak ke kapal feri. Lalu, gelombang di atas 4 meter berdampak ke kapal kargo atau pesiar.

”Mohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi, agar tetap selalu waspada,” pesannya.

Terkait cuaca hari ini, Rizka mengatakan, secara umum kondisi cuaca Kepulauan Riau diperkirakan cerah hingga berawan. Namun, masih berpeluang hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, yang dapat disertai petir dan kilat serta angin kencang.

”Jadi, kelembapan udara lapisan atas relatif rendah, serta angin yang bertiup kencang. Sehingga menyebabkan pertumbuhan awan-awan hujan di Kepulauan Riau kurang signifikan,” tuturnya.

Reporter: Fiska Juanda