Pro Kepri

Muhammadiyah Gelar Workship Psikologi Etos Kerja Bagi Tenaga Pengajar

batampos- Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Karimun, menggelar workshop psikologis delapan etos kerja bagi guru tenaga kependidikan SD dan SMP Muhammadiyah Karimun selama satu hari. Ketua PD Muhammadiyah Karimun Bustami Datuk Raja Marah mengungkapkan melalui workshop psikologis delapan etos berja bagi guru tenaga kependidikan SD dan SMP Muhammadiyah Karimun bertujuan untuk memberikan motivasi kepada para guru-guru agar tetap terus meningkatkan mutu pendidikan.

BACA JUGA: 2021, 1.677 Pasang Menikah di Karimun

” Sebelumnya saya ucapkan selamat kepada guru-guru yang lolos menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebanyak enam orang. Dan, jangan lupa tetap menjalin talisilaturahmi dengan tenaga pendidikan di SD dan SMP Muhammadiyah,” terangnya, Sabtu (15/1).

Muhammadiyah menggelar Workship Psikologi Etos Kerja bagi tenaga pengajar dengan dihadiri tokoh Kepri seperti Gubernur Kepri periode 2020-2021 Isdianto, anggota DPRD Kepri Rocky Marcio Bawole, Eri Suwandi dan sebagainya.f.TRI HARYONO

Selain itu, disejalankan dengan temu ramah antara guru-guru Muhammadiyah dan keluarga PD Muhammadiyah Karimun yang saat ini sedang mengemban amanah menjadi wakil rakyat DPRD Kepri maupun Karimun. Adapun, delapan etos kerja yaitu kerja adalah rahmat, kerja adalah amanah, kerja adalah panggilan, kerja adalah aktualisasi, kerja adalah ibadah, kerja adalah seni, kerja adalah kehormata, kerja adalah pelayanan.

” Delapan etos kerja yang harus dipahami oleh semua pegawai Muhammadiyah. Dimana, Muhammadiyah adalah sebuah organisasi yang kiprahnya membantu pemerintah menyukseskan pembangunan, dan mencerdaskan anak bangsa kiprah dan kontribusinya di bidang pendidikan sudah tidak diragukan lagi banyak melahirkan tokoh2 yang berperan aktif dalam memajukan Indonesia dan saya ucapkan terimakasih kepada wakil rakyat dan Gubernur Kepri Isdianto periode 2020-2021. Semoga, semuanya dalam lindungan Allah SWT dan tetap menjaga protokol kesehatan Covid-19,” ungkapnya.

Sedangkan, anggota DPRD Kepri Rocky Marcio Bawole menuturkan, betapa pentingnya peranan guru dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal. Sejak pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung dua tahun ini, para guru-guru dituntut untuk meningkatkan kwalitas baik itu teknologi maupun etos kerja.

” Disini Muhammadiyah yang memiliki watak yang selalu tidak boleh putus asa, melalui workshop psikologis delapan etos kerja bisa direalisasikan dalam dunia pendidikan secara umum,” tuturnya.

Selain itu, dirinya sempat berbincang-bincang dengan Nasrial yang tidak lain guru didiknya. Bahwa, ada rencana untuk membangun SMA Muhammadiyah. Dan, dirinya bersama Eri Suwandi akan membantu untuk merealisasikan pembanguan SMA Muhammadiyah.

” Insyallah, tahun 2023 kita masukkan di APBD Provinsi Kepri secara bertahap untuk pembangunannya,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan anggota DPRD Kepri Eri Suwandi akan memperjuangkan dalam pembangunan di kabupaten Karimun. Sehingga, bisa dinikmati oleh masyarakat kabupaten Karimun itu sendiri nantinya.

” Kita ini sebagai garda terdepan untuk menciptakan generasi penerus nantinya. Intinya, kerja harus iklas untuk membangun anak-anak kita yang utama adalah akhlak dan imam sebagai benteng generasi muda yang unggul,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Kepri periode 2020-2021 Isdianto yang juga sebagai tokoh Kepri berharap kepada wakil-wakil rakyat agar tetap terus memperjuangkan kepentingan rakyat. Sejak terjadi pandemi Covid-19, proses belajar mengajar terpaksa dilakukan dengan daring.

” Melalui workshop inilah, para guru pendidik Muhammadiyah tetap semangat untuk memberikan ilmu pengetahuan kepada anak didiknya. Agar, anak-anak bisa tetap semangat untuk mengikuti belajar,” katanya.(*)

Reporter : TRI HARYONO