Ekonomi & Bisnis

Babak Baru Toko Kelontong Online di Bukalapak

ILUSTRASI: Warga Batam menggunakan transaksi e-commerce untuk berbelanja, Selasa 26 Januari 2021. F. Suprizal Tanjung, Batam Pos, Batam Pos

batampos – Bisnis warung dan toko kelontong sempat mengalami musim paceklik kala perusahaan minimarket waralaba secara agresif meluaskan jaringan hingga ke pelosok daerah. Namun, pandemi Covid-19 di Indonesia memicu dimulainya babak baru bisnis toko kelontong, dari offline ke online.

”Toko kelontong online adalah solusi yang ideal dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga di tengah pandemi yang belum usai.Merujuk jumlah rataan nilai belanja dan total transaksi yang terus meningkat, konsumen juga terindikasi mulai menikmati kemudahan belanja bahan makanan dan minuman secara online,” kata Senior Content Manager, BukaReview, Erry Febrian , Kamis (20/1).

Pilihan produk yang bervariasi dan berkualitas baik, harga yang kompetitif, serta layanan pengantaran yang cepat–pesanan bahkan bisa diantar pada hari yang sama, menjadi faktor pendukung belanja kebutuhan dasar secara online.

BACA JUGA: Implementasi RCEP akan Memberi Dukungan bagi Pasar Modal

”Lebih praktis bagi pembeli sekaligus mengurangi potensi kerumunan,” ujarnya.

Contoh sederhana rata-rata pencarian kata kunci produk-produk toko kelontong di Bukalapak selama pandemi meningkat hingga 337 persen berbanding fase sebelum pandemi.

”Dengan meneliti lapak yang berjualan di halaman kategori “Food” dan subkategori makanan, minuman, cemilan snack, dan makanan jadi di Bukalapak,” tutupnya. (*)

Reporter: Azis Maulana