Metropolis

Sandiaga Uno Sebut Kepri Sudah Sangat Siap Laksanakan Travel Bubble

Menteri Sandiaga Uno Dalil Harahap3 scaled e1642759288431
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno didampingi Gubernur Kepri, Ahmad Ansar meninjau Kampus BTP di Tiban, Sekupang, Jumat (21/1). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno memastikan bahwa Kepri sudah siap dengan kebijakan travel bubble. Hal itu disampaikan Sandiaga saat melakukan kunjungan kerja ke Kepri, Jumat (21/1).

“Tadi sudah koordinasi dengan pak Gubernur (Kepri Ansar Ahmad), saya langsung lapor ke pusat bahwa Batam dan Bintan sangat siap. Mudah-mudahan tak ada aral melintang, Minggu depan sudah mulai (travel Babel),” ujar Sandiaga saat bertandang ke kampus ITEBA dan BTP di Sekupang.

Dijelaskan Sandi bahwa pembahasan regulasi terkait kebijakan travel bubble ini sudah final dan jika tidak ada halangan pekan depan sudah bisa dilaksanakan. “Tadi juga kita sudah dengar sendiri di rakor G20 bahwa tidak ada perubahan regulasi. Sudah sangat siap. Untuk Kepri ini ada dua yakni Nongsa dan Bintan. Ini sejalan dengan proses evaluasi nantinya,” ujar Sandiaga.

Untuk itu Sandiaga berharap pemerintah daerah melalui Satgas penanganan Covid-19 tetap siaga dengan pengawasan dan penegakan protokol kesehatan.

“Untuk kebijakan karantina (wisatawan) sudah satu paket dengan Prokes yang diputuskan sebelumnya. Kedatangan di PCR berjalan sesuai anjuran Prokes yang ada. Begitu juga pulang terawasi dengan baik,” ujar Sandiaga.

Untuk kebijakan travel bubble ini masih terbatas dengan kedatangan melalui pelabuhan. Untuk bandara masih dalam proses perancangan sejalan dengan hasil evaluasi berjalannya travel bubble nanti. “Saat rakor minggu lalu fokus mengangkat, isu travel bubble dari pelabuhan. Nanti akan ada evaluasi lagi untuk pertimbangan kemungkinan melalui bandara,” kata Sandi.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) siap memadukan konsep Travel Bubble dengan Vaccinated Travel Line (VTL). Gubernur Kepri, Ansar Ahmad meminta kepada pemerintah pusat untuk menetapkan masa karantina bagi wisatawan mancanegara cukup tiga hari.

“Lewat rapat koordinasi hari ini (kemarin,red) kita sudah sampaikan mengenai kesiapkan kita untuk membuka jalur wisman dengan Singapura. Karena persiapan yang kita lakukan sudah lama,” ujar Gubernur Ansar di Kantor Gubernur Kepri, Tanjungpinang, Kamis (19/1).

Menurut Gubernur, jika rencana karantina bagi Wisman adalah sepekan. Namun melihat perkembangan belakangan ini, pihaknya mengharapkan cukup tiga hari. Karena travel bubble yang diterapkan adalah dalam kawasan tertentu. Maka dari itu, karantina cukup dengan tiga hari.

“Sejauh ini daerah yang disepakati untuk rencana penerapan Travel Bubble-VTL adalah Nongsa dan Lagoi. Untuk mendukung itu akan dibuka Pelabuhan Nongsa Pura, Batam, dan Bandar Bentan Telani (BBT), Lagoi, Bintan,” jelasnya.

Masih kata Gubernur, jika kebijakan diterapkan, tentunya bisa menjadi contoh penerapan karantina kawasan dalam waktu tertentu. Sehingga, ketika dinilai baik, tentu kebijakannya bisa lebih meluas. (*)

Reporter : Eusebius Sara