Pro Kepri

Menhub Budi Karya Sumadi Dukung Pembangunan Bandara Internasional Busung di Lobam

Menhub RI, Budi Karya Sumadi disambut Vice President Director PT. Bintan Inti Industrial Estate (BIIE), Frans Gunara saat turun dari helikopter di kawasan Bintan Industrial Estate (BIE) Lobam, Senin (24/1) siang. F.Slamet Nofasusanto

batampos– Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi meninjau langsung lokasi pembangunan Bandara Aviation Investment (BAI) atau Bandara Internasional Busung di Lobam, Bintan lewat udara dengan menggunakan helikopter, Senin (24/1) siang.

Helikopter warna oren yang ditumpangi Menhub, Budi Karya Sumadi beserta rombongan mendarat di helipad kawasan Bintan Industrial Estate (BIE), Lobam, Bintan.

Disambut Vice President Director PT. Bintan Inti Industrial Estate (BIIE), Frans Gunara dan Managing Director Bintan Aviation Investment (BAI), Michael Wudy, Menhub Budi Karya Sumadi beserta rombongan langsung menuju ke wisma Bintan Inti, Lobam.

BACA JUGA: Soal Labuh Jangkar, Irwansayah: Menko Polhukam Harus Panggil Menhub-Pemprov Kepri

Menhub Budi Karya Sumadi menyampaikan, pemerintah pusat sangat mendukung investasi yang dilakukan pihak swasta. Baik investasi pelabuhan yang akan dibangun di Batam maupun  bandara internasional yang akan dibangun di Lobam, Bintan.

“Kita sambut baik inisiatif PT. BIIE Lobam yang akan membangun bandara di Lobam. Bahkan, Pak Presiden sudah memberikan perintah ke kami untuk mendukung investasi swasta,” kata Menhub Budi Karya Sumadi.

Terkait pembangunan bandara di Lobam, Menhub Budi Karya Sumadi menegaskan, pemerintah pusat akan memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan bandara agar segera beroperasi sehingga dapat melengkapi investasi yang ada di Kabupaten Bintan.

Menhub Budi Karya Sumadi juga mengatakan, keberadaan bandara tidak bisa berdiri sendiri. Oleh karena itu, Menhub Budi Karya Sumadi memberikan satu catatan agar investasi lain yang menunjang bandara senilai Rp 10 triliun agar dapat segera dilaksanakan.

“Bandara tidak bisa berdiri sendiri, oleh karenanya kami memberikan satu catatan, investasi yang akan ditanamkan di sini senilai Rp 10 triliun bisa segera dilakukan. Saya minta ke manajemen agar segera menyelesaikan tahun 2023 sehingga investasi ini bisa mendorong investasi yang lain,” kata Menhub Budi Karya Sumadi.

Kedepannya, Menhub Budi Karya Sumadi mengharapkan, Bandara yang akan dibangun di Lobam dapat berkolaborasi dengan internasional player yang memiliki kemampuan pergerakan wisatawan mancanegara seperti diantaranya Eropa, China dan Jepang.

“Itu upayakan agar kita memiliki nama baik dan membuat wisatawan percaya,” kata Menhub Budi Karya Sumadi.

Sementara Managing Director Bintan Aviation Investment, Michael Wudy mengatakan, ke depan, keberadaan bandara di Lobam akan sangat mendukung pengembangan industri dan pariwisata yang ada di Bintan.

Michael Wudy juga mengatakan, dalam membangun bandara, pihak Bandara Aviation Investment tetap memperhatikan aturan-aturan yang ada.

“Tentunya kita tetap memperhatikan aturan dari pemerintah yang harus dilalui dan kita sudah siap termasuk menyiapkan lahan,” kata Michael Wudy.

Michael Wudy mengharapkan keberadaan bandara dapat mendukung perkembangan ekonomi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). “Saya percaya dengan kerja sama yang kuat, hubungan baik dan harmonisasi, maka bandara di Lobam dapat cepat teralisasi,” tukasnya. (*)

Reporter: SLAMET NOFASUSANTO