Metropolis

Pernak-pernik dan Parsel Imlek Mulai Diburu Warga

Imlek 1 F Cecep Mulyana scaled e1643250114428
Menjelang perayaan Imlek aneka parcel dan juga jeruk imlek mulai ramai ditawarkan oleh pedagang di komplek pertokoan Bumi Indah Nagoya. Rabu (26/1). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Sepekan menjelang perayaan Imlek, beberapa pernak-pernik bertemakan Tahun Baru Imlek mulai ramai di beberapa tempat parsel  Imlek dan jeruk mulai dilirik oleh masyarakat Kota Batam, khususnya masyarakat yang beretnis Tionghoa. Terlihat aneka ragam parsel dan jeruk sudah dipajang untuk dijual di Nagoya, Lubukbaja.

”Untuk parsel sendiri bervariatif seharga Rp 150 ribu hingga jutaan per paket. Tergantung customer memiliki budget berapa, isinya akan disesuaikan dengan budget pembeli.

Sementara untuk harga jeruk dijual dari harga Rp 90 ribu hingga ratusan ribu. Biasanya jeruk yang dibeli mendekati hari H imlek biasanya harganya lebih mahal. Lantaran stoknya semakin sedikit,” kata penjual parsel di Toko Sempurna Jaya, Herlin, Rabu (26/1).

Selain parsel dan jeruk, di tradisi Imlek juga sering disediakan kue ke­ring seperti cookies, nastar, manisan dan lainnya. Kini, penjualan jeruk dan parsel lebih ramai ketimbang tahun sebelumnya.

”Sejauh ini ada sedikit peningkatan daripada tahun sebelumnya. Terlebih sekarang kasus Covid-19 mulai menurun. Kita tetap promosi yang terbaik untuk semua customer,” ujar Herlin.

Untuk buah jeruk memang harus ada saat perayaan Imlek, sebab jeruk melambangkan hoki.

”Jadi, jeruk itu yang paling utama. Ada yang kasih parcel pasti ada jeruk. Begitu sebaliknya, ada jeruk pasti ada parsel,” tuturnya.

Sementara itu, kata dia, parsel yang paling banyak diminati adalah parsel yang di bawah Rp 500 ribu. Namun banyak juga warga yang mencari parsel jutaan. Parsel dengan hingga jutaan dilengkapi piring, gelas, teko dan lainnya. Lebih banyak pilihan coklatnya dan ada champagne.

”Setiap Imlek pasti banyak makanan Chinese seperti Abalon atau Kheci, yang banyak diminati orang tertentu,” tutupnya. (*)

Reporter: Azis Maulana