Metropolis

Pencaker Luar Daerah Serbu Batam

Pencaker Dalil Harahap
Ilustrasi. Pencari kerja di Kota Batam. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Pasca lebaran Tahun 2022, jumlah pencari kerja (Pencaker) dari luar daerah ke Batam mengalami peningkatan. Hal ini bisa terlihat dari jumlah arus balik yang jauh lebih banyak dibandingkan mereka yang mudik lebaran tahun ini.

Banyaknya lapangan kerja dari berbagai sektor membuat Batam masih menjadi magnet besar bagi para pencaker. Terlebih lagi upah minimum kota yang tergolong cukup tinggi membuat pencaker ini memilih Batam sebagai tempat mencari pekerjaan.

Anton, salah seorang pencaker asal Jambi mengaku sengaja datang ke Kota Batam guna mencari peruntungan. Terlebih lagi pria 19 tahun ini melihat Batam memiliki banyak perusahaan yang tentunya banyak membutuhkan lowongan pekerjaan.

“Kebetulan kakak saya sudah bekerja disini. Jadi pas pulang lebaran kemarin langsung diajak nyari kerja di sini,” ujarnya, Selasa (11/5).

Hal senada juga dikatakan Widia, pencaker asal Padang. Ia mengaku memilih Batam karena banyak teman-temannya yang sudah bekerja disini. “Sudah pada kerja semua. Kemarin saya nganggur, jadi ketika saya tanya ada loker (lowongan kerja), saya langsung disuruh ke sini,” ungkap Widia.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam Rudi Sakyakirti menyebutkan, pihaknya tidak bisa membatasi jumlah pencari kerja yang datang ke Batam. Terlebih lagi saat ini sudah ada kelonggaran pemerintah terkait aturan perjalanan dalam negeri. Rudi memperkirakan akan terjadi lonjakan pencaker tersebut secara besar-besaran.

“Diprediksi pencaker akan jauh meningkat dari tahun lalu, apalagi akses perjalanan dalam negeri sekarang kan sudah tidak ada batas lagi,” ujarnya.

Menurut dia, sudah seperti tradisi usai lebaran akan banyak pendatang baru yang ingin mencari kerja di Batam. Warga Batam yang mudik saat balik ke Batam ada yang membawa kerabat atau saudara untuk mencoba peruntungan bekerja di Batam.

“Tentu tidak bisa kami larang mereka yang ingin ke Batam, silahkan bersaing dengan pencaker yang sudah ada saat ini,” tambah Rudi.

Banyak faktor bagi pendatang baru memilih mencari pekerjaan di Batam. Seperti upah minimum kota (UMK) Batam dibandingkan daerah asalnya. “Ketersediaan lapangan kerja di Batam lebih banyak mulai Industri dan juga jasa, apalagi industri pariwisata akan mulai bangkit,” tambahnya.

Rudi menyebutkan tahun 2021 ada sekitar 34 ribu lebih pencaker yang berebut lapangan pekerjaan di Batam. Lowongan yang tersedia tergantung kebutuhan dari masing-masing perusahaan. Pencaker di dominasi pekerja perempuan sebanyak 18.655 sedangkan pekerja Pria sebanyak 15.759 orang.

Sementara itu dominasi pekerja lebih banyak berijazah SLTA sebanyak 30.017 orang, sedangkan untuk sarjana sebanyak 1.940 orang. Sedangkan Diploma III sebanyak 942 orang. “Jumlah pencaker setiap tahun mengalami perbedaan. Tahun ini jumlah pencaker akan jauh meningkat di banding tahun 2021 lalu. Gelombang pencaker akan lebih besar tahun ini seiring mulai membaiknya kondisi dunia usaha dari berbagai sektor,” pungkasnya. (*)

 

Reporter : Rengga Yuliandra