Metropolis

UN Dihapus, Kelulusan Siswa Dinilai Secara Menyeluruh

Belajar Tatap Muka 3 F Cecep Mulyana
Belajar tatap muka. Kini kelulusan siswa SMA dan SMK ditentukan berdasarkan penilaian Asesmen Nasional.

batampos – Kelulusan siswa SMA dan SMK telah diumumkan Kamis (5/5) lalu. Semua siswa kelas 12 atau kelas III SMA dan SMK di Kota Batam dinyatakan lulus 100 persen.

Kelulusan siswa ini berdasarkan penilaian Asesmen Nasional (AN) yang telah menggantikan Ujian Nasional sejak 2021 lalu. Asesmen Nasional berjalan berbarengan dengan ujian sekolah sebagai penentu kelulusan siswa.

Berdasarkan Panduan Operasional Standar (POS) penyelenggaraan Asesmen Nasional 2021, AN merupakan pengganti dari UN, yang akan diikuti tidak hanya siswa, tetapi juga guru dan kepala sekolah. Peserta khususnya siswa, perlu memenuhi syarat agar bisa mengikuti AN 2021.

Asesmen Nasional adalah evaluasi yang dilakukan oleh pemerintah untuk pemetaan mutu sistem pendidikan pada satuan tingkatan pendidikan dasar dan menengah.

Evaluasi tersebut menggunakan instrumen asesmen kompetensi minimum, survei karakter, dan survei lingkungan belajar.

Siswa peserta AN tidak perlu melakukan persiapan khusus seperti mengikuti bimbingan belajar atau bimbel. Guru dan siswa tidak perlu berlomba-lomba meningkatkan skor pada AN tahun ini.

“Hasil dari Asesmen ini kembali ke sekolah masing-masing yang menentukan,” ujar Kepala Cabang Kantor Disdik Kepri di Batam Noor Muhammad.

Dengan demikian, kata Noor, kelulusan siswa SMA dan SMK juga berdasarkan penilaian secara menyeluruh saat siswa duduk di bangku sekolah. Nilai tertinggi seperti saat UN masih berlaku lagi bisa ditentukan sebab standar pemberian nilai tentu berbeda-beda tiap sekolah.

“Untuk nilai tertinggi agak sulit ditentukan karena kelulusan ini kembali ke sekolah masing-masing. Setiap sekolah punya kriteria (secara menyeluruh) tersendiri,” katanya. (*)

 

Reporter : EUSEBIUS SARA