Metropolis

73 Calon Jemaah Haji Batam Dipastikan Batal Berangkat

Zulkarnain scaled
Kepala Kantor Kementerian Agama Batam, Zulkarnain Umar. (F.YULITAVIA)

batampos – Sebanyak 73 calon jemaah haji Batam dipastikan gagal berangkat haji tahun ini. Hal ini karena imbas dari aturan yang dikeluarkan Pemerintah Arab Saudi tentang pembatasan usia CJH.

Kepala Kantor Kementerian Agama Batam, Zulkarnain Umar mengatakan setelah melalui proses verifikasi terdapat 73 orang yang berusia di atas 65 tahun yang harus berangkat tahun ini. Namun karena ada pembatas usia mereka terpaksa mengurungkan niat ibadah haji, karena ambang batas usia hanya 65 tahun ke bawah.

“Ini memang informasi yang cukup menyedihkan. Karena mereka sudah gagal berangkat dua tahun belakangan, dan sekarang juga tak bisa karena usia mereka yang di atas ketentuan dari pemerintah Arab Saudi,” jelas Zul saat dijumpai di ruang kerjanya.

Semua CJH sudah mengetahui informasi pembatalan keberangkatan mereka. Sebab sejak dikeluarkannya kebijakan pembatas usia tersebut, pihaknya melalui bidang ibadah haji dan umrah sudah memberitahukan hal ini kepada CJH.

“Mereka sudah melunasi biaya haji sejak tahun lalu. Namun apa boleh buat, ini kebijakan dari sana. Jadi kami hanya meneruskan saja,” ujarnya.

Zulkarnain mengatakan pihaknya akan menggelar pertemuan dengan CJH yang gagal berangkat tahun ini. Meskipun para CJH sudah tahu mereka batal berangkat, ia ingin memberikan penjelasan lebih detail, dan menyampaikan permohonan maaf karena harus menerapkan kebijakan ini.

“Ini murni dari pemerintah Arab. Saya berharap bisa menenangkan hati mereka yang tengah bersedih akibat aturan ini,” imbuhnya.

Lanjutnya, untuk CJH yang ingin memproses pengembalian dana akan dibantu. Bagi yang ingin mengundurkan diri, dan memilih untuk menarik uang yang sudah disetorkan akan dibantu petugas nantinya.

“Sebenarnya tergantung dari CJH, jika mereka berfikir tahun depan ada perubahan aturan dan memilih tetap terdaftar tidak ada masalah. Namun jika ada yang ingin mundur ada prosedurnya. Kami akan bantu,” sebutnya.

Tahun ini total CJH yang wajib melunasi pembayaran dan dipastikan berangkat berjumlah 292 orang. Pihaknya juga menyiapkan 59 CJH cadangan, jika ada pergantian bisa langsung menggantikan CJH yang berhalangan berangkat.

“Jadi total yang disiapkan itu 303 orang. Kalau ada yang batal berangkat dari daftar, otomatis yang cadangan naik sebagai pengganti,” sebutnya.

Untuk ongkos biaya naik haji tahun ini mengalami kenaikan kurang lebih Rp 2 juta dari tahun lalu. CJH harus melakukan pelunasan pembayaran sebesar Rp. 39.686.009, sedangkan tahun lalu biaya haji kurang lebih Rp. 37 juta.

“Pelunasan biaya haji tengah berlangsung. Jadi CJH yang sudah dipastikan berangkat sudah mulai melunasi sisa biaya haji mereka. Kami berharap perjalanan ibadah haji tahun ini berjalan lancar. Pergi dan pulang dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur,” harap Zulkarnain. (*)

 

Reporter : YULITAVIA