Pro Kepri

Dua Nelayan Bintan yang Hilang Kontak Ditemukan di Perairan Teluk Mata Ikan, Batam

batampos– Dua nelayan asal daerah Sungai Kecil, Desa Sebong Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong, Saifudin, 60, dan Rudolfus, 50, terombang-ambing di laut setelah mesin pompongnya rusak di perairan Bintan, Minggu (8/5).

Mereka ditemukan selamat di perairan Teluk Mata Ikan, Nongsa, Batam pada Selasa (10/5). Menantu dari Saifudin, Aseng ditemui di daerah Sungai Kecil membenarkan mertuanya sudah ditemukan di Batam.

Rudolfus (kiri) setelah ditemukan di perairan Batam, Selasa (10/5). F. Satpolairud Polres Bintan.

Pedagang sayuran ini menuturkan, mertua dan temannya pergi melaut untuk menebar jaring. Ternyata setelah menarik jaring kembali, mesin pompong rusak lalu hanyut ke perairan Batam.

Karena tidak kunjung pulang ke rumah, Aseng melaporkan kehilangan mertuanya ke perangkat desa dan aparat Kepolisian.

BACA JUGA: 2 Nelayan Bintan Hilang Kontak saat Melaut

“Mereka tidak ada yang bawa handphone,” kata Aseng. Aseng mengetahui mertuanya selamat setelah menerima telepon dari keluarganya di Batam, Switi.

“Pak cik saya (Switi) yang ngasih tau kalau mertua datang ke rumahnya,” kata Aseng. Mengetahui mertuanya selamat, Aseng mengirimkan dua pompong untuk menjemput mertuanya.

“Iya kita kirim pompong untuk menarik pompong mertua, rencana langsung ke Sungai Kecil, tapi tadi dari polisi minta diantar dulu ke kantor polisi,” kata Aseng.

Kades Sebong Lagoi, Mazlan membenarkan dua warganya yang sempat hilang kontak sudah ditemukan. “Sudah, sedang ditarik pompongnya ke Sungai Kecil,” kata Mazlan.

Kasatpolair Polres Bintan, AKP Syamsurizal membenarkan kedua nelayan yang hilang sudah ditemukan.

“Tadinya mau diarahkan ke kantor tapi karena mereka tidak ada yang bawa handphone jadi tidak bisa dikontak,” kata dia. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto