Metropolis

Kemenko Perekonomian Dukung Proyek Strategis di Kota Batam

bp batam menko airlangga
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kemeja hitam) meninjau pembangunan Pelabuhan Container Batu Ampar. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ,Airlangga Hartarto, mendukung proyek-proyek strategis di Kota Batam.

Karena itu Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, terus menggesa pembangunan Batam yang terencana dengan baik.

Seperti yang diketahui, ada empat proyek strategis yang akan membawa Batam semakin hebat.

Mulai dari pengembangan Bandara Internasional Hang Hadim, pengembangan Pelabuhan Kontainer Batuampar, pembangunan KEK Kesehatan Sekupang hingga melanjutkan pengembangan jalan.

Bahkan, sejumlah proyek strategis itu telah ditinjau langsung Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam lawatannya ke Batam, akhir April lalu.

Airlangga didampingi Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang dan Menteri Bappenas, Suharso Monoarfa.

Dalam lawatannya ke Pelabuhan Kontainer Batuampar, Airlangga meminta pembangunannya harus digesa.

Dengan spesifikasi pekerjaan: pembangunan container yard 2 hektare dan container crane yang pembuatannya saat ini dilakukan di Korea Selatan.

Serta dari sisi selatan juga mulai dilakukan proses dredging atau pengerukan minus (-)12 mLWS rata-rata dari posisi saat ini minus (-) 3, dan ditargetkan selesai pada November 2022.

Ke depan, Pelabuhan Batuampar dapat dikembangkan dengan skema kerja sama dengan swasta asing maupun nasional yang memiliki kompetensi mumpuni dalam pengembangan pelabuhan kontainer.

BP Batam juga membuka peluang kerja sama dengan perusahaan swasta yang memiliki kemampuan dan kompetensi dalam pengembangan pelabuhan sehingga dapat memaksimalkan potensi kargo dan investasi Batam.

Peningkatan pelayanan kepelabuhanan diharapkan dapat mendorong Batam sebagai Hub Logistik dan Kawasan berdaya saing internasional. Begitu juga dengan KEK Kesehatan Sekupang.

Airlangga siap memberikan fasilitas KEK Kesehatan Sekupang setelah adanya kepastian investor yang masuk. Saat ini, BP Batam tengah berupaya mempersiapkan dan menunggu calon investor.

Sehingga, Airlangga mengimbau seluruh pihak mendukung upaya-upaya yang dilakukan untuk menarik investor.

”Apalagi Batam disetujui Presiden menjadi PLTS, yang ke depan digunakan di dalam negeri dan keluar (ekspor). Termasuk pasokan industri di Batam,” kata Menko.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menyampaikan ucapan terima kasih atas atensi yang diberikan pemerintah pusat khususnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga merupakan Ketua Dewan Kawasan KPBPB.

Dirinya berharap, Menko dapat secara langsung melihat perubahan dan progres pembangunan Batam, serta memberikan evaluasi terhadap apa yang telah dilaksanakan BP Batam dan Pemerintah Kota Batam.

“Pak Menteri datang, banyak yang dikunjungi. Kami tentu berharap, beliau dapat mengecek apa yang kami bangun, atas perintah beliau. Perintah beliau, kami laksanakan sesegera mungkin, kami minta masukan juga tentunya atas apa yang telah kami bangun,” katanya.

Lebih lanjut, Rudi mengatakan, bahwa Batam merupakan salah satu kawasan andalan Indonesia yang memiliki visi sebagai sebagai hub logistik internasional. Dimana hal ini mendukung pengembangan industri, perdagangan, maritim, dan pariwisata yang terpadu dan berdaya saing.

Sebelumnya, ekonom Kepri, Suyono Saputro, mengatakan bahwa BP Batam harus mengoptimalkan pelayanan perizinan bagi investor dan memberikan jaminan kepastian berusaha di tengah kondisi yang belum sepenuhnya kondusif.

Di sisi infrastruktur, Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Internasional Batam (UIB) ini mengatakan, perbaikan pelabuhan juga harus digesa untuk meningkatkan daya saing Batam sebagai daerah FTZ.

Baiknya infrastruktur pelabuhan juga akan memengaruhi ongkos logistik agar bisa semakin ditekan.

“Secara umum, infrastruktur di Batam sudah jauh lebih baik. Ini menjadi salah satu kekuatan Batam sebagai daerah tujuan investasi,” kata Suyono.(*)

Reporter: Eggi Idriansyah