Ekonomi & Bisnis

Sandiaga: Pariwisata adalah Sektor Ekspor Terbesar Ketiga dalam Ekonomi Global

ILUSTRASI: Wisatawan mancanegara datang di Harbour Bay, Batuampar, Minggu 31 Jan 2021, F Suprizal Tanjung, Batampos

batampos – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menjelaskan bahwa pariwisata adalah sektor ekspor terbesar ketiga dalam ekonomi global. Banyak negara terutama negara berkembang bergantung pada pariwisata. Itu lantaran 20 persen produk domestik bruto (PDB) mereka berasal dari sektor pariwisata.

“Pemulihan ekonomi global tidak terlepas dari adanya pemulihan di sektor pariwisata. Dan tentu saja, terlepas dari manfaat ekonominya yang jelas, pariwisata berfungsi sebagai platform untuk menghubungkan dan menjembatani masyarakat, menciptakan persahabatan, dan koneksi yang membuat hidup kita lebih baik,” kata dia dalam keterangannya, Rabu (11/5).

Ia menyampaikan, secara global jumlah wisatawan pada 2020 mengalami penurunan sebesar satu miliar orang dari tahun sebelumnya atau terjadi penurunan sekitar 74 persen. Sementara di tingkat nasional, dampak pandemi terhadap pariwisata dan ekonomi kreatif juga luar biasa besar.

Terjadi penurunan signifikan jumlah wisatawan mancanegara sebesar 75 persen dan wisatawan domestik sekitar 30 persen. Akibatnya, mata pencaharian masyarakat terganggu. Padahal ada 34 juta masyarakat Indonesia yang menggantungkan pekerjaan pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Dalam menghadapi tantangan masa depan sektor pariwisata ini, yang perlu dilakukan adalah pendekatan multi-pemangku kepentingan terhadap pengembangan sektor pariwisata berkelanjutan. Kedua, memperkuat peran masyarakat pariwisata sebagai agen perubahan.

“Dan terakhir, merancang cara untuk memastikan pergerakan wisatawan yang aman bahkan selama pandemi,” kata Menparekraf.

Untuk merealisasikan hal tersebut, negara-negara G20 dilibatkan dalam penyusunan G20 Bali Guideline yang akan menjadi salah satu outcome document Tourism Working Group (TWG). Penyusunan guideline melalui survei yang telah dikirimkan oleh Kemenparekraf kepada negara-negara tersebut.

Dalam survei tersebut setiap negara G20 diminta memberikan best practices dari lima line of actions yang dijadikan dasar penyusunan draft guideline, karena pendekatan dari tiap negara dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19 berbeda. Sehingga solusi dan kebijakan dari negara-negara tersebut menjadi dasar dalam penyusunan draft guideline.

Lima line of action ini meliputi human capital yang berkaitan dengan pekerjaan, skills, entrepreneurship, dan edukasi. SDM pariwisata diharapkan mampu melihat kebutuhan dan keinginan pasar, menciptakan lapangan kerja baru, dan mampu menghadirkan nilai tambah dari produk atau jasa mereka.

Kedua, inovasi, digitalisasi, dan ekonomi kreatif. Fokus pada bagaimana masyarakat mampu lebih inovatif, kreatif, dan adaptif dalam memasuki tatanan ekosistem ekonomi digital, supaya pelaku ekonomi kreatif ini dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

BACA JUGA: Indonesia Diberikan Penghargaan dalam Penanganan Pandemi dan Kebangkitan Pariwisata

Ketiga, pemberdayaan perempuan dan pemuda. “Kita perlu mencari tahu bagaimana kita dapat lebih memberdayakan perempuan dan pekerja muda kita di bidang pariwisata, bagaimana memerangi diskriminasi gender, dan untuk mendorong lebih banyak dorongan kewirausahaan di antara para wanita dan pemuda dalam pariwisata,” jelasnya.

Keempat climate action, biodiversity conservations, dan circular economy, dimana penggunaan energi, tanah, air dan sumber daya makanan pada sektor pariwisata dapat mengurangi emisi karbon. Dan terakhir, kerangka kebijakan, tata kelola, dan investasi, dengan fokus membuat kebijakan dan langkah-langkah pariwisata yang lebih holistik guna mendukung empat pilar line of action.

“Dalam hal ini kita perlu membahas bagaimana kita dapat meningkatkan koordinasi pemangku kepentingan antara kementerian dan lembaga terkait dalam memperkuat sinergi antara aktor publik dan swasta untuk mendukung investasi yang lebih berkelanjutan dalam pariwisata,” pungkas Sandiaga. (*)

Reporter: JP Group