Metropolis

10 Tahun Menunggu Berangkat Haji, Namun Terkendala Usia di Atas 65 Tahun

ibadah haji 640x447 1
Ilustrasi. Ibadah haji di masa pandemi. Foto: Jawapos.com

batampos – Menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci menjadi keinginan bagi sebagian besar umat Muslim. Namun tidak semua orang bisa melaksanakan rukun islam kelima tersebut. Sebab selain terkendala biaya, ada juga kendala lain seperti usia.

Seperti aturan terbaru yang dikeluarkan pemerintah Arab Saudi di tahun ini yakni membatasi usia haji 65 tahun. Hal inilah yang dirasakan oleh Mutia, warga Batam. Ia dan suaminya, Priyono, tertunda berangkat ke tanah suci di tahun ini, setelah 10 tahun menunggu.

Mutia baru berusia 58 tahun dan masuk kategori memenuhi verifikasi dari Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama. Namun begitu, suaminya Priyono, 66 tahun melewati batas usia yang diterapkan Pemerintah Arab Saudi.

“Maunya berangkat bareng suami ke tanah suci. Karena suami terkendala usia, makanya saya dan suami sepakat menunda di tahun ini,” ujarnya.

Mutia mengakui, penundaan ini adalah kali ketiga terjadi. Sebenarnya sesuai jadwal, ia dan suaminya berangkat ke Tanah Suci tahun 2020 lalu. Namun karena pandemi ditunda dan tahun 2021 ditunda lagi karena alasan tak ada keberangkatan jemaah.

“Dan tahun ini terkendala usia, karena suami sudah berusia 66 tahun. Harapannya di tahun depan bisa berangkat bersama suami,” ungkapnya.

Meskipun sudah tiga tahun ditunda, hal ini tidak menyurutkan niat Mutia berangkat ke Tanah Suci. Ia mengaku tidak akan mundur dan memilih menunggu satu tahun lagi.

“Kita sabar aja, yang penting sudah ada niat dan Insallah akan diberi jalan yang mudah oleh Allah SWT,” ucap Mutia yang mengaku mendaftar haji sejak tahun 2012 lalu.

Ia juga berharap di tahun pemerintah lebih memprioritaskan para lansia. Apalagi bagi mereka yang sudah berumur. Selain itu, ia juga berharap agar kuota yang dikeluarkan Pemerintah Arab Saudi ditambah sehingga bisa menampung semua calon jemaah yang akan berangkat ke tanah suci.

“Umur di tangan Allah, alangkah lebih baik yang sudah berumur di daftarkan lebih dulu,” harapnya.

Hal senada juga dikatakan oleh calon jemaah haji asal Kota Batam lainnya Nur Ainun, 67. Menurutnya, aturan ini sudah menjadi kebijakan dari Arab Saudi sehingga tidak terlalu dipermasalahkan.

“Qoddarullah belum rezeki berangkat tahun ini. Insyaa Allah tetap menjadi kebaikan karena sudah berniat berangkat dan pasti ada hikmah dibalik itu semua. Semoga tahun depan bisa berangkat,” ujarnya.

Namun begitu ia tetap berharap, mereka yang berusia diatas 65 tahun ke atas diprioritaskan di tahun depan. Mengingat usia sudah tua, dan semakin ditunda kondisi kesehatan juga semakin menurun.

“Ya harapannya tahun depan semua yang tertunda di tahun ini bisa berangkat ke Tanah Suci,” pungkasnya. (*)

Reporter : Rengga Yuliandra