Metropolis

Batam Tetap Jadi Embarkasi Haji 4 Provinsi

Asrama Haji Batam 1 F Cecep Mulyana
Asrama Haji Batam. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Jelang keberangkatan calon jemaah haji (CJH) awal Juni mendatang, berbagai persiapan sudah dilakukan Kantor Kemenag Batam. Saat ini CJH sudah melakukan pelunasan, dan tengah menunggu perlengkapan untuk berangkat nanti.

“Alhamdulillah untuk persiapan tidak ada kendala. CJH tinggal menyelesaikan manasik haji beberapa kali sebelum memasuki asrama awal Juni mendatang,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama Batam, Zulkarnain Umar.

Ia menjelaskan sesuai keputusan Kemenag RI, Batam kembali ditetapkan sebagai embarkasi haji untuk empat provinsi. Sebelumnya memang ada keraguan, sebab jumlah CJH tahun ini turun. Sehingga dikhawatirkan Batam tidak memenuhi untuk menjadi embarkasi, dan ada kemungkinan menumpang di embarkasi lain.

“Sempat ada wacana untuk pindah embarkasi, namun bersyukurnya tidak jadi, dan tetap dipilih menjadi lokasi keberangkatan langsung ke Arab Saudi,” ujarnya.

Empat provinsi yang menjadi embarkasi di Batam yaitu Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Kalimantan Barat (Kalbar), dan dua lainnya yaitu Provinsi Jambi dan Riau.

“Jika Batam masuk kloter pertama, awal Juni sudah masuk asrama dengan keberangkatan tanggal 3 Juni mendatang,” ucapnya.

Untuk asrama haji sudah siap menampung kedatangan CJH bulan depan. Persiapan lain yang dilakukan adalah visa jemaah. Pihaknya terus berkoordinasi dengan Kemenag Provinsi untuk pengusulan dan penerbitan bisa jemaah asal Batam.

Tahun ini total kuota CJH untuk Batam berjumlah 248 orang dengan cadangan 50 orang. Sehingga total 303 CJH yang dipersiapkan jelang keberangkatan nanti.

Ia berharap CJH bisa menjaga kesehatan menjelang jadwal keberangkatan. Sejauh ini untuk tes kesehatan sudah dilakukan. Untuk jadwal suntik meningitis akan dijadwalkan bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam.

Untuk keberangkatan ke tanah suci, CJH Embarkasi Batam akan diberangkatkan menggunakan pesawat milik Saudi Arabian dan langsung bertolak ke Bandara King Abdul Aziz.

Ia mengingatkan kepada CJH untuk tidak membawa barang sesuai dengan keperluan di tanah suci. Ia meminta jangan ada bawaan yang di luar ketentuan, sehingga saat pemeriksaan tidak lolos nantinya.

“Jangan bawa yang aneh-aneh. Biasanya saat pemeriksaan selalu ditemukan barang bawaan jemaah yang tidak lolos pemeriksaan, sehingga ini menyulitkan ketua tiba di bandara di sana. Jadi biar perjalanan lancar, sesuai kebutuhan saja,” imbuhnya. (*)

 

 

Reporter : YULITAVIA