Metropolis

Dishub Batam Usulkan 50 Titik Parkir Gunakan Non Tunai

Parkir Dalil Harahap 01
Ilustrasi. Capaian retribusi parkir tepi jalan di Batam belum memenuhi target.

batampos – Capaian retribusi parkir tepi jalan di Kota Batam masih jauh dari harapan. Berdasarkan data siependa.batam.go.id capaian parkir tepi jalan baru mencapai angka Rp 1,7 miliar dari target Rp 40 miliar.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Batam, Salim mengatakan dengan target Rp 40 miliar, pihaknya ditargetkan kurang lebih Rp 3 miliar setiap bulannya. Angka ini sangat diluar kemampuan usai dilakukan optimalisasi setiap bulannya.

“Angka ril kami hanya mampu Rp 500 juta setiap bulan dengan asumsi target Rp 6-7 miliar pertahun. Namun begitu kami tetap berupaya agar capai setiap bulan bisa naik,” ujarnya, Rabu (12/5).

Ia mengerti hingga saat ini capaian parkir tepi jalan merupakan salah satu yang tidak memuaskan, bila dibanding dengan retribusi lainnya. Hal ini karena besarnya target yang diberikan, namun fakta di lapangan cukup menyulitkan untuk mencapai target tersebut.

Untuk itu, ke depan pihaknya akan menganggarkan untuk survei potensi parkir tepi jalan di Batam. Melalui hal ini nanti bisa dirumuskan atau dihitung berapa potensi parkir yang ril di kota Batam.

Selain itu, Salim menyebutkan juga berencana menerapkan sistem online dengan 50 titik parkir tepi jalan. Nanti akan bekerja sama dengan Bank Riau Kepri (BRK) dan pihak lainnya untuk menunjang kelancaran sistem ini.

“Nanti mau kami pakai sistem barcode. Jadi pelanggan cukup scan saja dan uang parkir langsung masuk ke rekening daerah. Intinya ini upaya memaksimalkan pendapatan dari parkir,” sebutnya.

Mantan Kasatpol PP Batam ini menambahkan kemampuan dari retribusi parkir tepi jalan saat ini hanya Rp 500 juta dalam sebulan. Hasil ini juga akan dilaporkan dalam rapat pembahasan capaian PAD nantinya.

“Kami sudah berupaya semaksimal mungkin. Sebab jukir ini kan tidak kami gaji, jadi tidak bisa memaksa mereka dalam bertugas. Kendati demikian kami tetap berharap ini bisa lebih baik setiap bulannya,” tambah mantan Kadis Kominfo Batam ini.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Batam, Raja Azmansyah mengatakan capaian baik dari pajak maupun retribusi diakui belum optimal. Beberapa sektor penghasil juga belum menunjukkan hasil yang menyenangkan.

Untuk sektor pajak, ia mengatakan pajak restoran menunjukkan peningkatan yang cukup baik. Hal ini tidak lepas dari membaiknya kondisi Covid-19.

Upaya optimalisasi capaian parkir pihaknya juga sudah mengusulkan pemasangan tapping box di 100 titik wajib pajak. Kendati demikian persetujuan pemasangan masih menunggu dari BRK.

“Semakin banyak yang pakai akan makin maksimal capaian pajak. Hal ini ditambah kondisi yang terus membaik,” imbuh Azmansyah. (*)

 

Reporter : YULITAVIA