Metropolis

Hardiknas, Rudi Harap Pendidikan di Batam Terbaik di Indonesia

hardiknas
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Wakil Wali Kota batam, Amsakar Achmad dan Sekda Kota Batam, Jefridin Hamid serta tamu undangan berfoto bersama dengan para siswa SD sesaat setelah upacara peringatan Hardiknas tingkat Kota Batam. Foto: Diskominfo Kota Batam untuk Batam Pos

batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menghadiri peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang dilaksanakan di Dataran Engku Putri, Jumat (13/5).

Ia menyampaikan selama dua tahun terakhir sistem pendidikan tidak berjalan maksimal. Hal ini akibat adanya wabah Covid-19 yang membuat anak-anak tidak mendapatkan pendidikan maksimal.

“Sistem belajar dari rumah terpaksa dilakukan demi mengurangi dampak penyebaran virus. Akibatnya pendidikan tidak optimal,” sebutnya usai upacara.

Ia berharap sistem pendidikan yang terkendala di dua tahun terakhir, bisa dibayar tahun ini. Sehingga menjadikan dunia pendidikan lebih maju dan berprestasi.

Sistem pembelajaran sudah kembali tatap muka, ke depan diharapkan pendidikan di Batam bisa menjadi yang terbaik di Indonesia. Untuk itu pihaknya juga berupaya memenuhi kebutuhan pendidikan di Batam.

Selama penyusunan anggaran, sektor pendidikan mendapatkan anggaran yang cukup besar. Alokasi anggaran dimanfaatkan untuk pembangunan sekolah, peningkatan kualitas guru, dan lainnya.

Hal ini bertujuan, agar pendidikan di Batam bisa memiliki daya saing. Sehingga melahirkan anak-anak atau peserta didik yang bisa membuat bangsa ini menjadi maju.

Ia berpesan kepada tenaga pendidik untuk bisa menciptakan dan melahirkan generasi yang memiliki jiwa pemimpin. Ke depan tantangan semakin berat, sehingga dibutuhkan sumber daya manusia yang hebat.

“Jayalah pendidikan di Batam dan jayalah guru -guru yang merupakan pahlawan tanpa tanda jasa. Di tangan mereka nantinya akan lahir generasi pemimpin yang bisa membuat Batam di kenal akan pendidikannya,” harap Rudi.

Selain upacara, Rudi juga menyampaikan pembangunan sekolah baru yang sudah dituntaskan tahun lalu. Ada enam sekolah yang tadi siap ditempati oleh peserta didik. Ia tidak memungkiri setiap tahun jumlah peserta didik di negeri meningkat.

Lima SMPN yang dibangun sudah ditempati siswa yaitu SMPN 59 Batam, SMPN 60 Batam, SMPN 61 Batam, SMPN 62 Batam, SMPN 63 Batam, dan SMPN 64 Batam.

Lanjutnya pemenuhan hak pendidikan di Batam merupakan salah satu yang prioritas. Ke depan ia menginginkan pendidikan lebih maju, dan penuh dengan inovasi yang bisa memajukan baik siswa, guru, hingga Kota Batam.

“Pesan ini saya sampaikan agar kita siap menyambut tantangan yang ada di depan. Pendidikan adalah yang utama, jangan ada yang putus sekolah, dan tidak mendapatkan hak pendidikan lagi,” tutupnya. (*)

 

Reporter : YULITAVIA