Pro Kepri

Kasus Pelangsir Solar Subsidi di Tanjungpinang, Polisi Selidiki Keterlibatan Oknum Aparat

batampos– Satreskrim Polresta Tanjungpinang tengah mendalami kasus pelangsir solar subsidi di Tanjungpinang. Polisi juga menyelidiki indikasi keterlibatan oknum aparat dalam kasus tersebut.

AKBP Heribertus Ompusunggu

Kapolresta Tanjungpinang AKBP Heribertus Ompusunggu, mengatakan pihaknya tengah
menyelidiki dugaan keterlibatan oknum aparat dalam kasus penyelewengan solar subsidi di Tanjungpinang. “Kalaupun ada (keterlibatan oknum aparat), ya kita serahkan ke Polisi Militer,” katanya, Jumat (13/5).

Pihaknya juga memeriksa Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) mobil modifikasi yang digunakan pelaku Imam Arifin, untuk melangsir solar subsidi. “Sudah dicek. BPKB milik orang sipil,” jelasnya.

BACA JUGA: Polresta Tanjungpinang Selidiki Keterlibatan Pihak Lain, Kasus Pelangsir Solar Subsidi

Terkait penyelidikan barang bukti 32 kartu Fuel Card yang digunakan pelaku untuk membeli solar subsidi terus berlanjut. Polisi akan memeriksa pihak Bank, Dinas Perhubungan (Dishub) yang mempunyai wewenang dalam menerbitkan kartu tersebut. “Ini juga atensi dari Presiden ke Kapolri. Minyak dan gas subsidi tidak boleh dipermainkan,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Polresta Tanjungpinang meringkus pelangsir solar subsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Batu 3 Jalan MT Haryono Tanjungpinang, Sabtu (7/5). Saat penangkapan, polisi mengamankan barang bukti satu unit mobil, tangki modifikasi 480 liter, bio solar subsidi 420 liter dan 32 Brizzi Fuel Card Pertamina. (*)

Reporter : YUSNADI NAZAR