Ekonomi & Bisnis

Mobil Listrik BAIC Pakai Teknologi Huawei

Mobil listrik Alpha S HI Version memiliki 34 sensor. Bahkan diklaim sebagai mobil listrik pintar di dunia yang menggunakan sistem operasi Harmony Huawei. f. BAIC

batampos – Pasar mobil listrik di Tiongkok semakin cemerlang, belum lama ini merek mobil listrik BAIC (BAIC Bluepark Arcfox) meluncurkan mobil otonom jenis sedan dengan ditenagai listrik yaitu Alpha S HI Version.

Melansir dari laman China Daily, pihak BAIC mengungkapkan dalam keterangan resminya mobil ini memiliki 34 sensor. Bahkan diklaim sebagai mobil listrik pintar di dunia yang menggunakan sistem operasi Harmony Huawei.

Alpha S HI Version dibekali dengan kamera dan radar serta chip Kirin Huawei yang memiliki daya komputasi 400 tera operasi per detik. Kepala Unit Mobil Listrik Pintar Huawei, Yu Chengdong mengatakan “Mobil ini merupakan mobil produksi massal pertama yang menggunakan perangkat keras mengemudi otonom paling canggih di dunia.

“Mobil langsung meningkatkan kemampuannya dalam melaju di jalan tak lama begitu menyentuh permukaan jalan, dan sekaligus mengumpulkan lebih banyak informasi terkiat kondisi lalu-lintas di jalan yang dilewati,” tambah Yu.

Artinya, dengan kecanggihan yang dimiliki yaitu menggunakan serangkaian tenologi tersebut mampu bermanuver sendiri di jalan bebas hambatan dan jalan pusat kota hampir seperti dikemudikan manusia.

BACA JUGA: Mobil Listrik EQS Masuk Tahun Ini

Menurut informasi sedan Alpha S HI akan tersedia di jaringan penjualan Huawei serta jaringan showroom Arcfox. President BAIC Bluepark, Dai Kangwei berharap penjualannya bisa mencapai 40.000 unit pada tahun ini (2022).

Tak hanya dipasarkan di Tiongkok, rencananya juga akan di kirim ke berbagai negara, diantaranya pasar Asia, Amerika dan Eropa. Bila melihat data Asosiasi Produsen Mobil Cina (CAAM) menunjukkan, sepanjang 2021 lalu Bluepark mampu menjual mobil listrik sebanyak 6.000 unit.

Tak salah bila dengan kemunculan Alpha S HI Version, pihak BAIC berharap mengalami peningkatan dalam penjualan. Dukungan perluasan jaringan penjualan juga dilakukan dengan menargetkan diler tahun ini hingga 186 dimana di 2021 hanya 86 unit. (*)

Reporter: JP Group