Rabu, 10 Agustus 2022

PKS Sebut Pemerintah Gamang Tangani Corona

Baca Juga

F. CECEP MULYANA/BATAM POS
Petugas Medis Puskesmas Botania melakukan rapid test kepada pedagang Pasar Botania 2 Batam Kota, Jumat (15/5) lalu. Rapid test dilakukan untuk memutus dan mencegah penyebaran Covid-19.

JAKARTA (BP) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak masyarakat untuk bisa kembali produktif dan berdamai dengan virus corona. Imbauan itu dianggap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai bentuk kegagapan pemerintah dalam menangani Covid-19.

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera mengatakan, wacana yang diungkapkan Jokowi tersebut jelas menandakan dan membuktikan pemerintah bingung terhadap penanganan corona.

“Apalagi melontarkan wacana new normal di tengah masyarakat. Pak Jokowi kok membingungkan ya,” ujar Mardani kepada wartawan, Senin (18/5).

Menurut Mardani, penanganan virus corona yang berubah-ubah membuat para kepala daerah kebingungan, begitupun masyarakat. Padahal kepala daerah telah berusaha memutus rantai penyebaran virus corona. “Harusnya Jokowi tegas,” katanya.

Anggota Komisi II DPR ini juga mengeluhkan pemerintah yang melakukan pelarangan mudik. Namun di satu sisi terjadinya penumpukan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta, beberapa waktu lalu. Hal ini jelas-jelas, amat sangat membingungkan.

“Kebijakan yang diambil oleh pemerintah tidak jelas, kayak orang bingung dan ujungnya hanya merepotkan dan memberatkan pemda dan masyarakat. Ini adalah cermin ketidajelasan langkah penanganan terhadap virus corona,” tambahnya.
Diketahui, Presiden Jokowi mengajak masyarakat hidup berdampingan dengan virus corona atau Covid-19. Hal ini karena Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) menyatakan terdapat potensi bahwa virus ini tidak akan segera menghilang dan tetap ada di tengah masyarakat.

“Artinya kita harus hidup berdampingan dengan Covid-19. Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, berdamai dengan Covid.? Sekali lagi, yang penting masyarakat produktif, aman, dan nyaman,” ujar Jokowi.

Kepala Negara menegaskan bahwa hidup berdampingan dengan Covid-19 bukan berarti menyerah dan menjadi pesimistis.

Justru kondisi ini merupakan titik tolak menuju tatanan kehidupan baru masyarakat untuk dapat beraktivitas kembali sambil tetap melawan ancaman Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. (***)

Reporter : JP GROUP
Editor : ALFIAN LUMBAN GAOL

Update