Rabu, 10 Agustus 2022

Pasien 05 Kembali Dirawat di RSUD

Hasil Swab 6 dan 7 Masih Positif

Baca Juga

F. SANDI PRAMOSINTO/BATAM POS
PETUGAS medis di Karimun saat memindahkan salah satu pasien Covid-19, beberapa waktu lalu.

Pasien 05 positif Covid-19 Karimun berusia 15 tahun yang sebelumnya sempat diisolasi mandiri di rumah dengan pengawasan dokter, kembali dirawat di RSUD M Sani, Selasa (19/5). Hal itu dilakukan mengingat hasil swab 6 dan 7 pasien masih menyatakan jika ia positif Covid-19. “Sebelumnya hasil swab ke-5 juga positif Covid-19 terhadap pasien 05. Tapi (saat itu,red), kondisi pasien tersebut cukup sehat,” jelas Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Karimun Rachmadi yang juga Kepala Dinas Kesehatan Karimun.

Karena hasil tes sab terakhir tersebut, pasien 05 harus dilakukan isolasi di RSUD M Sani dengan pengawasan tim medis selama 24 jam.

Sebelumnya, tiga dari empat positif Covid-19 satu klaster keluarga dinyatakan sembuh setelah menjalani pemeriksaan swab Polymerase Chain Reaction (PCR) dengan hasil dua kali negatif.

Rachmadi mengatakan, dalam klaster ini pasien 02 Kakek berusia 90 tahun sebelumnya sudah dinyatakan sembuh.

Selanjutnya, pasien 03 anak perempuan dari pasien 02 dengan jenis kelamin wanita usia 41 juga sudah dinyatan sembuh dan dipersilahkan pulang.

“Alhamdulillah, kini pasien 04 juga dinyatakan sembuh setelah hasil swab ke 3 dan 4 keluar dengan hasil negatif,” jelas Rachmadi, Sabtu (9/5) lalu. Pasien 04 yang berusia 50 tahun itu tidak lain suami dari pasien 03 yang lebih dulu dinyatakan sembuh.

Kini, kata Rachmadi, dalam kluster keluarga ini tinggal pasien pasien 05 cucu dari pasien 02 atau anak dari pasien 03 dan 04 yang masih menunggu hasil swab BLTKL Batam. Dimana, pihaknya sudah mengirimkan tiga swap ke BLTKL Batam, yang mana hasil swap pertama dinyatakan positif.”Mudah-mudahan hasilnya negatif juga. Apalagi saat ini perkembangan pasien 05 kondisinya cukup sehat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Rachmadi menyampaikan, meskipun pasien yang sembuh sudah diperbolehkan pulang, mereka masih tetap melakukan karantina di rumah selama dua pekan. Sehingga, pasien tersebut benar-benar sembuh total dan bisa beraktivitas kembali seperti semua.

Hingga saat ini, perkem­bangan cukup baik, dimana pihaknya telah melakukan rapidtest Covid-19 kepada pihak yang berkaitan dengan klaster ini, mulai dari petugas puskesmas dan pihak kepolisian dengan hasil negatif.

Dengan demikian, diharapkan kepada seluruh komponen masyarakat agar tetap mengikuti protokol pencegahan Covid-19.

”Hingga sekarang daerah kita masih dikategorikan zona hijau. Untuk itu, mari kita bersama-sama mempertahankan zona hijau dengan mengikuti protokol pencegahan Covid-19,” pesannya.

Dimana, protokol pencegahan Covid-19 tersebut mengikuti imbauan pemerintah mulai dari jaga jarak, menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, tetap di rumah, dan sebagainya.

“Peranan kita semua dalam memerangi pandemi Covid-19 harus bersama-sama agar cepat selesai wabah tersebut. Sekali lagi, mari kita sama-sama berjuang memerangi Covid-19 ini. Ayo, demi keluarga Anda dan saudara kita,” ujarnya. (***)

Reporter : TRI HARYONO
Editor : DEDE HADI

Update