Rabu, 10 Agustus 2022

Ajak Keluarga Selalu Berbuat Baik

Soerya Respationo Jadi Khatib Salat Id

Baca Juga

Foto. Iman Wachyudi/ Batam Pos
Tokoh masyarakat Kepri, HM Soerya Respationo menjadi khatib usai melaksanakan Salat Id bersama keluarga besarnya di kediamannya, Taman Duta Mas, Batam Kota, Minggu (24/5).

Batam (BP) – Tokoh masyarakat Kepri yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Kepri, HM Soerya Respationo menggelar Salat Idul Fitri 1441 Hijriah bersama keluarga besarnya di kediaman Taman Duta Mas, Batam Kota, Minggu (24/5) lalu.

Sholat Id bersama keluarga besarnya itu dilaksanakan di halaman samping sebelah kiri rumahnya. Soerya sendiri bertindak sebagai khatib dan imamnya tak lain adalah Diky Wijaya menantu tertuanya. Memakai masker dan jaga jarak dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah, Soerya menunaikan salat Idul Fitri bersama keluarga dengan khusyuk.

Dalam khotbahnya yang bertema ’Dahsyatnya Bersedekah dan Berbuat Baik’, Soerya mengatakan, puasa ramadan adalah momen refleksi diri, cermin diri terhadap apa yang sudah dilakukan selama ini. Tidak lupa Soerya mengajak keluarganya dengan menjadikan bulan ramadan sebagai trigger bagi amalan baik lainnya dan menjadikan ramadan sebagai momentum hijrah menjadi manusia yang lebih baik dan bermanfaat bagi orang lain.

”Tentunya kita harus menjadi lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Kalau sudah bercermin, maka dengan ini kita sedang berusaha hijrah, dari perilaku buruk berubah ke perilaku yang lebih baik,” ujar Soerya.
Soerya juga mengutip surat Ar-Ra’d, ayat 11 yang memiliki arti ’Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum, sebelum kaum itu sendiri mengubah apa yang ada pada diri mereka.’

”Maka ini adalah perubahan yang harus dicari dan diusahakan menuju realita yang dicintai dan diridhoi oleh Allah, Tuhan semesta alam,” kata Soerya.
Soerya juga mengajak keluarga, anak, menantu dan cucunya agar terus berbuat baik, menolong dan selalu bermanfaat bagi orang lain. ”Sesungguhnya apabila engkau berbuat baik pada orang lain, maka engkau berbuat baik untuk dirimu sendiri. Maka teruslah berbuat baik,” lanjut Soerya.

Ketahuilah, kata Soerya, jika seseorang memberikan kebaikan kepada orang lain, maka kebaikan itu akan kembali kepadanya. Siapa saja yang memberi, maka suatu saat juga akan mendapatkan. Kebaikan yang diberikan kepada orang lain tidak akan hilang, sebaliknya justru akan bertambah.
Orang yang suka memberi kebaikan akan dikenal oleh banyak orang. Silaturahminya akan semakin luas. Berawal dari silaturrahmi itu, maka rejeki akan datang tanpa diketahui atau diperhitungkan sebelumnya.

”Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 261, Allah berfirman, bahwa perumpamaan pahala orang-orang mukmin yang menginfakkan harta mereka di jalan Allah ialah seperti sebuah biji yang ditanam oleh seseorang di tanah yang subur kemudian tumbuh menjadi tujuh bulir. Dalam tiap-tiap bulirnya terdapat seratus biji. Dan Allah melipatgandakan pahala tersebut bagi para hamba yang kehendaki-Nya, sehingga Allah memberi mereka pahala yang tak terhingga,” kata Soerya.

Usai melaksanakan salat Id, Soerya bermaaf-maafan dengan keluarga lalu dilanjutkan dengan agenda ziarah di makam orang tua dan almarhumah istrinya. ”Kita tetap bermaaf-maafan dengan keluarga, meski di tengah pandemi. Bermaaf-maafannya tanpa berjabat tangan dan cium pipi kanan dan kiri, setelah ini kita ziarah ke makam orang tua saya dan almarhumah istri saya,” kata Soerya. (***)

Reporter : JP GROUP
Editor : ALFIAN LUMBAN GAOL

Update