Rabu, 10 Agustus 2022

Nomor Rangka Dihilangkan

Barang Bukti 4 Mobil Iptu Ha Diduga Bodong

Baca Juga

F. YUSNADI NAZAR/BATAM POS
BEBERAPA mobil barang bukti kejahatan penipuan dan penggelapan yang dilakukan Iptu Ha dan komplotannya diamankan di Mapolres Tanjungpinang, beberapa waktu lalu.

BATAM (BP) – Kepolisian Daerah Kepri terus mengungkap kasus penipuan mobil yang dilakukan Iptu Ha, seorang per­wira polisi yang bertugas di Mapolres Bintan. Jumlah unit mo­bil terus bertambah, kini 111 unit mobil dari yang awalnya 63 unit.

“Bertambah. Kini 111 unit mobil yang digelapkan,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri Kombes Arie Dharmanto kepada koran ini di Nongsa, Rabu (27/5).

Arie mengungkapkan, dari 111 unit, ada empat unit mobil yang diduga bodong. Jenisnya Avanza dan Xenia. Penyelidikan polisi, nomor rangka keempat mobil dari Bintan dan Tanjungpinang tersebut sudah dihilangkan.

“Nomor rangkanya digesek,” jelas Arie.

Jumlah tersangka juga ada penambahan. Kini menjadi lima orang. “Tambah satu orang lagi. Ada dua lagi terduga, sedang dalam pengejaran kami,” ucapnya. Dua orang tersebut diduga terlibat jaringan penipuan dan penggelapan tersebut. “Pemeriksaan masih terus berjalan. Saat ini selain para tersangka, kami sudah memeriksa 20 saksi.

Para saksi ini selain korban, mereka juga orang yang mengetahui kejadian,” tuturnya.
Saat ini, ada 59 unit mobil yang diamankan di lingkungan Mapolda Kepri. Dari jumlah itu, baru sebanyak 34 unit yang baru diketahui pemiliknya. Sebagian besar milik Auto 3000. “Milik ibu Mei (Auto 3000, red). Sementara yang lainnya, kami masih menunggu warga melapor. Artinya, masih dicari pemiliknya,” ungkap Arie.

Ia berharap orang-orang yang merasa pernah tertipu Iptu Ha dan komplotannya, menyambangi Mapolda Kepri pada jam kerja. Apabila ada kendaraannya di antara barang bukti diamankan polisi, korban dapat membawa dokumen sebagai bukti kepemilikan.

Barang bukti, kata Arie, kemungkinan besar akan terus bertambah. Karena hingga kini, polisi masih terus melacak keberadaan kendaraan yang digelapkan komplotan Iptu Ha. Dia berjanji akan mengusut tuntas kasus ini sampai selesai. “Begitu libur Lebaran selesai, penyidik langsung bekerja,” ucapnya.

Tindak pidana yang dilakukan komplotan Iptu Ha merupakan kasus kejahatan penipuan dan penggelapan kendaraan terbesar di Kepri. Kasus ini bahkan menjadi atensi Kapolda Kepri, Irjen Pol Aris Budiman. Ia berpesan supaya kasus ini diusut tuntas.

Kasus ini bermula dari laporan Direktur Auto 3000, Mei, ke Polda Kepri, Sabtu (16/5) lalu. Berdasarkan laporan tersebut, polisi langsung menyelidiki kasus hingga akhirnya, polisi mendapati keterlibatan Iptu Ha sebagai otak pelaku dari penipuan dan penggelapan. (*)

Reporter : FISKA JUANDA
Editor : CHAHAYA SIMANJUNTAK

Update