Rabu, 10 Agustus 2022

Kasus Positif Covid-19 Batam Tertahan

Daftar Sembuh Bertambah Satu

Baca Juga

F. DALIL HARAHAP/BATAM POS
Tim Gugus Tugas Covid-19 dari TNI, Polri, dan kecamatan memberi imbauan kepada warga yang antre di ATM di Plaza Fanindo, Tanjunguncang, Batuaji, Selasa (2/6).

TANJUNGPINANG (BP) – Laju pergerakan penyebaran Corona Virus (Covid-19) di Provinsi Kepri, Batam khususnya mulai tertahan. Pasalnya tidak ada penambahan warga yang dinyatakan positif Covid-19 per 2 Juni 2020. Sebaliknya, daftar pasien positif Covid-19 yang dikonfirmasi sembuh bertambah satu orang kemarin.

“Dari data yang masuk sampai sore hari ini (kemarin, red) tidak ada penambahan kasus positif Covid-19 di Provinsi Kepri, khususnya di lima kabupaten/kota yang sudah dikonfirmasi ada kasus positif,” ujar Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana, Selasa (2/6) di Tanjungpinang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri tersebut menjelaskan, mengenai kondisi terkini kasus Covid-19 di Provinsi Kepri. Dikatakannya, per 2 Juni 2020 jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi Kepri sebanyak 207 orang.

Adapun dari jumlah tersebut, sebanyak 43 orang dilakukan karantina terpisah, karena kondisi mereka yang stabil.

“Untuk 46 pasien lainnya menjalani perawatan di rumah sakit yang ada di berbagai daerah. Adapun untuk daftar sembuh bertambah satu dan menjadi pasien ke-103 yang sembuh atau ke-74 untuk kasus Covid-19 lokal di luar klaster KM Kelud,” jelasnya.

Jumlah pasien yang meninggal disebabkan Covid-19 di Provinsi Kepri sebanyak 15 kasus. Kendati demikian, meskipun laju penyebaran Covid-19 tertahan, namun jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang Dalam Pemantauan (ODP), dan Orang Tanpa Gejala (OTG) terus bergerak naik.

“Per hari ini (kemarin, red) PDP bertambah tiga orang, ODP 124 orang, dan OTG bertambah 144 orang. PDP dalam pengawasan saat ini 167 orang, ODP 1.722 orang, dan OTG dalam pemantauan 514 orang,” jelasnya lagi.

Tjetjep melanjutkan, Tim Gugus Tugas Covid-19 di kabupaten/kota terus bergerak melakukan tes cepat terhadap orang-orang yang kontak dengan pasien postif bagi yang kondisi stabil dilakukan karantina terpisah. Ditambahkannya, saat ini ada tiga PDP yang meninggal. Namun, hasil labnya belum keluar, apakah disebabkan Covid-19 atau penyakit penyerta.

“Terlepas dari kasus yang berkembang, kita mengharapkan masyarakat untuk selalu mengedepan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas di luar rumah. Sehingga penyebaran Covid-19 di Provinsi Kepri bisa sama-sama kita cegah,” tutup Tjetjep.

Sisir Pasar Cegah Penularan
Sementara itu, untuk pencegahan Covid-19 Kecamatan Batuaji, Gugus Tugas mendatangi sejumlah pasar basah dan pusat keramaian yang ada di wilayah Kecamatan Batuaji, Selasa (2/6) pagi. Tim ini kembali mengingatkan masyarakat yang beraktivitas di pusat keramaian tetap mengikuti protokol kesehatan, sehingga penerapan new normal nanti bisa berjalan dengan baik sesuai yang dianjurkan pemerintah.

Pantauan di lapangan, saat menyambangi masyarakat yang beraktivitas di Pasar Fanindo, tim gabungan dari Kepolisian, TNI, dan Kecamatan Batuaji ini tampak serius menyampaikan sosialisasi tadi. Masyarakat yang dijumpai di lokasi pasar, satu per satu diingatkan untuk tetap mengenakan masker, jaga jarak, dan rutin cuci tangan.

“New normal akan segera berlaku, kita boleh beraktivitas kembali tapi tetap dengan protokol kesehatan yang ada. Pakai masker, sarung tangan bila perlu dan tetap jaga jarak,” ujar Kapolsek Batuaji, Kompol Syafruddin Dalimunthe.

Senada disampaikan Danramil 02/BB Kapten Arh Fatar Purba. Ia juga meminta masyarakat tetap tenang dan fokus dengan kegiatan masing-masing namun tetap dalam koridor protokol kesehatan. “Pengelola pasar juga wajib menjalankan protokol kesehatan dan inilah tujuan kita ke sini hari ini,” katanya.

Usai memberikan sosialisasi, tim juga keliling ke seluruh lingkungan pasar untuk memantau protokol kesehatan yang ada di semua toko yang ada. Sejauh ini, protokol kesehatan di lokasi pasar Fanindo sudah berjalan dengan baik dan masyarakat diharapkan tetap taat dengan protokol tersebut. (*)

Reporter : JAILANI
EUSEBIUS SARA
Editor : MOHAMMAD TAHANG

Update