Rabu, 10 Agustus 2022

Jaga Romantisme Keluarga

Baca Juga

F. DEPOSITPHOTO
ILUSTRASI. Hubungan asmara memang tak lepas dari konflik. Tapi, jika konflik dalam hubungan tidak diselesaikan, ikatan asmara bisa berada di ujung tanduk.

Hubungan asmara memang tak lepas dari konflik. Bahkan, ada yang mengatakan, perselisihan dalam jalinan percintaan adalah bumbu agar hubungan makin erat. Tapi, jika konflik dalam hubungan tidak diselesaikan, ikatan asmara bisa berada diujung tanduk.
Konflik bisa muncul karena berbagai hal.

Bisa karena masalah kecil, hingga masalah yang sudah keterlaluan. Nah, jika suasana sudah cukup menegangkan hingga saling diam atau bentak, maka diperlukan penyelesaian yang tepat. Bahkan jangan sungkan mencari bantuan ahli.

Dilansir dari YourTango, Kamis (11/6), ada enam cara agar pasangan lebih cepat lagi berdamai ketika berselisih. Sehingga konflik tak berlarut-larut bahkan sampai berujung perpisahan. Hubungan pun bisa kembali romantis dan menjadikan konflik sebagai sarana pendewasaan.

1. Konsultasi dengan Pakar
Hubungi pakar atau psikolog untuk mengatasi dan mendiskusikan masalah Anda. Situasi ini perlu dilakukan jika memang masalahnya sudah sangat rumit.

2. Tetapkan Batas Waktu
Tentukan timeline dan batas waktu sampai kapan Anda mau bertengkar. Dan apakah hubungan bisa dipertahankan. Misalnya, jika pertengkaran sudah dilakukan dalam dua bulan, cobalah evaluasi kembali.

3. Lihat Lebih Jauh Apa Masalahnya
Anda dapat bertanya pada diri sendiri, atau introspeksi. Apakah topik-topik masalah yang selalu diperdebatkan, penting untuk dijadikan subjek masalah?
Beberapa pasangan menyadari bahwa karena mereka sibuk bekerja. Mereka tidak menyadari perbedaan dan tantangan dalam hubungan. Mungkin komunikasi yang kurang baik adalah pemicunya.

4. Saling Mendukung
Tanyakan pada diri sendiri, apakah dalam hubungan sudah saling mendukung? Sebagai contoh, saat pasangan mulai cemas, stres, lebih sensitif, dan mudah tersinggung, mereka harus mendapatkan rasa aman bersama pasangan. Karena itu, mungkin pasangan perlu belajar cara mengatasi masalah dan saling membantu melalui tantangan-tantangan mereka sendiri.

5. Buat Pilihan
Cobalah membuat pilihan, apa yang harus dilakukan. Buat plan A, B, dan C. Sehingga masalah tak dihindari tapi diselesaikan.

6. Identikasi Konflik di Masa Lalu
Pengalaman masa lalu yang membuat pasangan marah dan tersinggung jangan sampai terulang. Cobalah menahan diri jangan sampai membuat pasangan marah. Berhati-hatilah dalam membuat keputusan besar jika sedang berada di bawah tekanan stres tingkat tinggi. (***)

Reporter : JP GROUP
Editor : RATNA IRTATIK

Update