Rabu, 10 Agustus 2022

Buka Bertahap Mulai 12 Juni

Layanan KA Jarak Jauh dan Lokal

Baca Juga

F. ROBERTUS RISKY/JAWA POS
PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali membuka operasinya untuk KA Jarak Jauh dan KA Lokal Reguler secara bertahap.

JAKARTA (BP) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali membuka operasinya untuk KA Jarak Jauh dan KA Lokal Reguler secara bertahap. Hal tersebut mulai dilakukan pada Jumat, 12 Juni 2020.

“Kami mengoperasikan kembali perjalanan KA reguler sebagai komitmen KAI untuk melayani masyarakat yang ingin bepergian keluar kota menggunakan kereta api,” kata Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo, Kamis (11/6). Pengoperasian kembali KA Reguler ini pun tetap mengikuti protokol pencegahan Covid-19 yang ketat untuk mencegah penyebaran virus melalui transportasi kereta api.

Perjalanan kembali KA reguler ini mengacu pada Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 No 7 Tahun 2020 dan Surat Edaran Ditjenka Kemenhub No 14 Tahun 2020 Tanggal 8 Juni 2020.

Direktur Niaga KAI Maqin U Norhadi mengatakan bahwa ada 24 KA Jarak Jauh dan 13 KA Lokal yang beroperasi pada 12 Juni mendatang untuk melayani seluruh masyarakat yang ingin bepergian menggunakan kereta api. Adapun, KA yang dibuka pada tahal awal ini adalah kereta dari dan menuju Stasiun Kiaracondong, Cirebon, Semarang Poncol, Purwokerto.

Kemudian, Jogjakarta, Solo Balapan, Madiun, Surabaya Gubeng, Jember, Ketapang, dan berbagai stasiun lainnya sesuai jadwal perjalanan KA Reguler yang beroperasi. Khusus untuk KA Lokal yang dijalankan mulai 12 Juni, merupakan penambahan frekuensi perjalanan pada KA yang saat ini sudah beroperasi.

“Tiket dapat dipesan secara online melalui aplikasi KAI Access dan channel online lainnya mulai H-7 keberangkatan KA. Sedangkan penjualan tiket di loket stasiun dilayani mulai 3 jam sebelum jadwal keberangkatan KA,” kata Maqin.

Pada tahap awal, KAI hanya menjual tiket 70 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia. Tujuannya untuk menjaga jarak antarpenumpang selama dalam perjalanan.

Khusus bagi penumpang dengan usia di atas 50 tahun, petugas akan mengatur tempat duduknya saat dalam perjalanan sehingga tidak bersebelahan dengan penumpang lain.

Maqin menerangkan, khusus untuk perjalanan KA Jarak Jauh penumpang diharuskan mengenakan face shield yang disediakan oleh KAI selama dalam perjalanan hingga meninggalkan area stasiun tujuan.

Calon penumpang KA Jarak Jauh juga diharuskan melengkapi persyaratan sesuai Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19 No 7 Tahun 2020. Berkas-berkas tersebut harus ditunjukkan kepada petugas pada saat melakukan boarding. Ketentuannya sebagai berikut: Menunjukkan surat keterangan uji tes PCR dengan hasil negatif yang berlaku 7 hari atau surat keterangan uji Rapid-Test dengan hasil non reaktif yang berlaku 3 hari pada saat keberangkatan.

Menunjukkan surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit/puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas test PCR dan/atau Rapid Test. Mengunduh dan mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi pada perangkat seluler.

Selain itu, khusus bagi calon penumpang yang akan bepergian dari dan menuju Provinsi DKI Jakarta, diharuskan memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) DKI Jakarta.

“Jika saat proses boarding penumpang kedapatan tidak memenuhi ketentuan tersebut, maka tidak diperkenankan melakukan perjalanan dan tiket dapat dibatalkan dengan pengembalian bea penuh,” tambah Maqin. (*)

Reporter : JP GROUP
Editor : YUNUS SUCHARI

Update