Rabu, 10 Agustus 2022

Potong Hewan Kurban Pakai Protokol Kesehatan

Persiapan Iduladha saat Pandemi

Baca Juga

F. CECEP MULYANA/BATAM POS
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, memberikan pengarahan dan penjelasan saat rapat koordinasi pelaksanaan ibadah Iduladha di Dataran Engku Putri Batam Centre, Kamis (11/6).

BATAM KOTA (BP) – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyiapkan aturan yang harus diterapkan petugas pemotongan hewan jelang hari raya Iduladha 1441 Hijriah yang jatuh 31 Juli mendatang.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, selama masa pandemi Covid-19, banyak kekhawatiran yang menyangkut kesehatan terkait pemotongan hewan serta pendistribusian hewan ke rumah warga nantinya.

”Saya tadi sudah kumpulkan pengurus masjid dan juru potong hewan yang biasa bertugas selama hari raya Iduladha. Mereka sampaikan masukan dan itu akan disusun dan dikeluarkan nanti menjadi panduan pemotongan ibadah selama masa pandemi,” terangnya, Kamis (11/6).

Rudi menyebutkan, pemotongan hewan harusnya dilakukan di rumah pemotongan hewan (RPH).

Namun, karena jumlah hewan kurban mencapai dua ribu ekor, tentu tidak sebanding dengan jumlah RPH yang ada. Untuk itu, pemotongan tetap bisa dilakukan di masjid atau musala, dengan catatan harus ada protokol kesehatannya.

”Satu titik itu membutuhkan 20 petugas untuk pemotongan. Tadi data dari Kemenag (Kementerian Agama) ada sekitar dua ribu titik, jadi ada total 40 ribu masyarakat yang akan turun nanti saat pemotongan. Ini kan harus kita perhatikan keselamatan mereka, termasuk keamanan daging ini. Kalau bisa yang berkurban tidak ke lokasi biar jangan ramai sekali,” terang Rudi.

Karena itu, pihaknya dalam waktu dekat akan mengeluarkan surat edaran terkait pelaksanaan ibadah Hari Raya Iduladha 1441 H. Selain itu, juga menunggu petunjuk teknis dari Kementerian Agama RI. Termasuk, mengatur pelaksanaan salat Iduladha di masjid, rumah atau lapangan.

Untuk menjaga daging tetap higienis, tempat pemotongan hewan juga wajib untuk menjamin kebersihannya. (*)

Reporter : YULITAVIA
Editor : RATNA IRTATIK

Update